Atur Ruang Udara, Panpel Terjun Payung Kerja Sama dengan AirNav
Papua60detik - Panitia Pelaksana Terjun Payung bekerja sama dengan AirNaV mengatur lalulintas dan membagi ruang udara pada pertandingan di PON mendatang.
Technical Delegate Terjun Payung Effendi Soen mengatakan telah menandatangani Letter of Coordination Agreement (LOCA) atau perjanjian kerja sama dengan AirNav, AVCO dan UPBU untuk mengatur lalulintas udara dan pembagian wilayah.
LOCA ini termasuk mengatur agar tidak terjadi benturan pelaksaanan dengan cabang olahraga aerosport lainnya.
“Jadi kami membuat LOCA tadi untuk berkoordinasi sekaligus dibagi areanya contohnya terjun payung di Utara, terbang layang di Timur, Aeromodelling di Selatan atau Tenggara. Ini (LOCA) sepertinya juga yang pertama kali dilakukan,” katanya, Jumat (17/9/2021).
Effendi menjelaskan dalam pelaksanaan lomba nanti, pihaknya akan menyesuaikan jadwal penerbangan pesawat. Cuaca juga akan menjadi tantangan, namun menurutnya masih dapat diatasi.
“Kita kan tidak bisa menebak soal cuaca, nah kebetulan di Pangkalan Penerbangan Yohanis Kapiyau ini ada ruang tunggunya, jadi lebih nyaman. Selain itu untuk mengatasi cuaca kita juga bisa seumpama penerjun bersiap di ruang tunggu, setelah lima menit heli menjemput jadi lebih cepat,” ujarnya.
Lanjutnya, pihak panpel juga akan memanfaatkan adanya interval penerbangan di Mimika. Pemanfaatan jeda waktu penerbangan tersebut menurut Effendi masuk dalam LOCA.
“Kita bisa memanfaatkan waktu pagi hari mulai 06.00 sampai 08.00 WIT atau pukul 14.00 sampai 15.00 WIT kan tidak ada penerbangan. Itu akan kami manfaatkan, selain itu setiap penerjunan itu kan terukur, maksimum 40 menit sudah bisa menerjunkan lima tim, jadi bisa diukur dari sela waktu tadi. Misal Garuda akan mendarat pada 08.10 kemudian terbang lagi pukul 08.50. Nah, waktu 40 menit itu kita manfaatkan, jadi ada slot-slot nya,” jelasnya. (Fachruddin Aji)