Basket DKI Jakarta Target Menangi Semua Laga
Pemain basket DKI Jakarta free throws dalam laga penyisihan grup A di GOR Basket MSC, Jumat (1/10/2021). Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Pemain basket DKI Jakarta free throws dalam laga penyisihan grup A di GOR Basket MSC, Jumat (1/10/2021). Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Babak penyisihan basket 5x5 putra grup A antara DKI Jakarta vs Banten berlangsung dengan sengit.

Satu kali kalah membuat Banten berusaha bangkit. Mereka berupaya memperbaiki strategi permainan. Sayang, Patrick Nikolas Cs tak memberi peluang. Di kuarter pertama Jakarta memimpin 16-6.

Masuk tiga kuarter berikutnya, pertandingan semakin panas, Banten terus mengejar. Tapi hingga laga usai, Banten hanya mampu mengumpulkan 58 poin, sementara Jakarta 85 poin.

Manager Tim DKI Jakarta, Imanuel Domies meyakini dua kali menang akan mempermulus timnya mendapatkan emas.

“Kita ngak mau puas dengan harus menang di game selanjutnya. Kalau bisa kita bisa menang semua. Kita target emas,” katanya saat diwawancarai usai pertandingan.

Namun bercermin dari permainan hari ini, ia mengatakan masih banyak yang harus diperbaiki timnya. Harus lebih fokus.

Mewakili pemain DKI Jakarta, Erlan Perkasa mengatakan belum puas dengan poin yang mereka dapatkan dalam pertandingan ini. 

“Kalau dari saya pribadi sih seharunya poin kita masih bisa jauh, karena Banten itu kita sering ketemu di Jakarta karena lokasi yang berdekatan yah. Tapi yah udah ngak apa-apa,” katanya.

Erlan yang cedera di pelipis saat bertanding mengatakan untuk pertandingan berikutnya ia bersama timnya akan memperbaiki permainan dan mengumpulkan poin lebih baik lagi. 

“Jadi pelajaran aja untuk ke depannya semoga tetap menjadi lebih baik lagi siih,” harapnya.

Soal lawan terberat, Erlan mengatakan semua sama, tak ada yang berat dan enteng. Namun dua kali menang kata dia membuat timnya lebih optimis bisa mendapat emas.

Sementara itu, pemain Banten, Ramadhia Setiawan mengatakan, kekalahan mereka terjadi karena dari awal bermain mereka kurang greget dan fokus.

Ia mengatakan dua kali kalah dalam babak penyisihan tidak mempengaruhi permainan mereka selanjutnya. Ramadhia mengatakan jika kekalahan ini akan menjadi pelajaran di dua pertandingan berikutnya. 

“Kami yakin menang. Tapi bukan berarti ngeremehkan karena lolos kualifikasi PON itu udah keren banget,” tutupnya.

Ali Bagir berhasil menyumbangkan poin tertinggi yakni 15 poin untuk DKI Jakarta, disusul Aldy Izzatur Rachman 12 poin. Semenetara di Tim Banten Agassi Yeshe Goantara 31 poin dan sang kapten Qori Bilbalas 9 poin. 

Di dua laga berikutnya, Banten akan bertemu dengan Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan. Sementara DKI Jakarta bertemu Jawa Barat dan Jawa Tengah. (Anti Patabang)