Bertemu di Final Basket, DKI Jakarta dan Sulut Sama-Sama Percaya Diri Sabet Emas
Papua60detik - Pertandingan cabang olahraga (cabor) basket 5x5 pada PON XX Papua yang sudah berlangsung sejak, Rabu (29/9/2021) kini memasuki babak final.
Tim DKI Jakarta dan Sulawesi Utara (Sulut) akan memperebutkan medali emas pada Sabtu (9/10/2021). Mereka dijadwalkan bertanding pada pukul 15.00-17.00 WIT di GOR Basket Mimika Sport Complex (MSC).
Pelatih DKI Jakarta, Tondi Raja Syailendra mengatakan berada di babak final PON kali ini adalah sebuah keistimewaan. Sudah 12 tahun mereka tak pernah masuk final PON.
Bertanding di partai final, ia mengaku timnya tidak memiliki persiapan khusus. Mereka sudah bersiap selama 3,5 tahun untuk mengikuti PON XX Papua.
“Jadi soal game besok, mau lawan siapapun kita akan menyesuaikan. Kalau seperti ini kita akan seperti ini,” katanya dalam press conference di media center, Jumat (8/10/2021) malam.
Bertanding di final, menurutnya yang perlu diperiksa hanya mental.
“Jadi kalau besok kita bermain, mereka (Sulut) punya semangat 100 maka kita akan punya semangat di atas mereka mungkin 200, 300 atau 400,” ungkapnya.
Ia menyadari jika suporter Sulut akan banyak, karena mereka baru kali pertama masuk final PON. Tapi itu tidak akan mempengaruhi mental anak asuhnya.
“Jadi kalau bertanya sama orang-orang semua akan mendukung Sulut, tapi kami percaya dengan tim kami bahwa kami akan merebut medali emas,” pungkasnya.
Sementara itu, di tempat sama Pelatih Sulut, Ronald Lengkong mengatakan timnya sudah siap melawan tim DKI Jakarta. Semangat anak asuhnya sudah kembali dan beberapa strategi telah ia siapkan.
“Persiapan-persiapan yang kita hadapi sekarang untuk atlet kita membuat mereka nyaman dulu, kembali fit 100 persen dulu soalnya tiga hari berturut-turut bermain. Itu tidak gampang,” katanya.
Ia menyadari soal postur tubuh, timnya kalah dari DKI Jakarta. Namun hal itu tidak jadi masalah, timnya akan tetap bermain baik. Mereka akan mengandalkan kecepatan.
Masuk final PON adalah sebuah sejarah bagi Sulut, karena ini adalah kali pertama. Di tahun 2016, Sulut hanya bisa sampai di babak 8 besar. Namun di PON XX Papua ini, Sulut akan membuktikan mereka bisa.
“Kami yakin bahwa kami bisa membawa pulang medali emas. Kami akan buktikan bahwa anak daerah juga bisa berprestasi,” katanya.
Ronald mengatakan bisa masuk final di atas ekspektasi. waktu persiapan timnya terbilang singkat, 4 bulan saja.
Sampai pada babak ini bukan hal mudah. DKI Jakarta tergabung dalam pool A bersama Jabar, Kalsel, Jateng dan Banten. Di semfinal, DKI Jakarta menumbangkan Jatim
Sementara Sulut yang tergabung dalam pool B bersama Babel, Jatim, Bali dan tuan rumah, Papua. Di partai semfinal Sulut mengandaskan Jateng. (Anti Patabang)