Kebobolan Tiga Gol, Pertahanan Tim Futsal Papua masih jadi PR Pelatih
Pelatih Kepala Tim Futsal Papua Daud H Arim saat konferensi pers usai laga di Venue Futsal SP-2, Mimika, Senin (27/9/2021), Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik
Pelatih Kepala Tim Futsal Papua Daud H Arim saat konferensi pers usai laga di Venue Futsal SP-2, Mimika, Senin (27/9/2021), Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik

Papua60detik - Meskipun meraup hasil positif dalam tiga laga terakhir, pertahanan Tim Futsal Putra PON XX Papua masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

Pada pertandingan terakhir, Senin (27/9/2021), anak asuh Daud H Arim memang berhasil menjebloskan enam gol ke gawang Kepualauan Riau, tapi juga kebobolan tiga kali di pertandingan itu. 

Daud memastikan, evaluasi akan terus dilakukan terutama di sektor pertahanan. Ia menilai pemain Papua tidak tenang saat pemain lawan menekan sehingga terkadang melakukan kesalahan.

“Meski kita sudah lolos, kita mesti tetap memperbaiki defense tersebut saat nanti melawan Kalimantan Barat, sehingga kita bisa meraih poin penuh, untuk menjadi juara grup,” katanya saat ditemui wartawan dalam konferensi pers usai pertandingan antara Papua melawan Kepulauan Riau.

Salah satu bukti rapuhnya pertahanan Papua adalah gol mudah yang diciptakan Wahyu Setiawan dalam laga tersebut. Memanfaatkan longgarnya pertahanan, lemparan bola dari kiper Azruari Sumantri dengan mudah disonteknya yang bediri tanpa pengawalan.

Ia menambahkan jika Papua berhasil menjadi juara grup untuk menghindari bertemu lawan kuat pada semifinal salah satunya adalah Jawa Barat. 

“Kalau kita juara grup supaya menghindar dari Jawa Barat, sehingga kita bisa bertemunya nanti di final,” ungkapnya.

Ditanya berkaitan dengan kemungkinan menyimpan pemain penting atau merotasi pemainnya Daud mengatakan akan tetap bermain seperti pola dan susunan pemain yang ada.

“Kondisi pemain kami seluruhnya dalam keadaan bugar, kita hanya perlu istirahat,” tutupnya. (Fachruddin Aji)