Malaria Jadi Sorotan Menkes, Minta Inovasi ‘Tempo Kas Tuntas’ Direplikasi
Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dan Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito. Foto: Faris/ Papua60detik
Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dan Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito. Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik - Program inovasi penurunan kasus malaria, ‘Tempo Kas Tuntas’ milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mendapat apresiasi dari Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.

Inovasi Tempo Kas Tuntas ini punya arti, Tanggulangi Eliminasi Malaria Melalui Periksa Darah, Obati dan Awasi Kepatuhan Pengobatan Sampai Tuntas.

Menkes Budi menyebut program ini dapat diterapkan ke kabupaten lain di tanah Papua yang merupakan wilayah endemik malaria.

“Nah saya minta tim mereplikasi. Izin kepada pak Pj Bupati dan ibu Pj Gubernur agar teknik ini direplikasi ke daerah lain, karena 6 provinsi di Papua masih tinggi malaria,” katanya saat kunjungan kerja ke Mimika, Rabu (18/9/2024).

Tingginya angka kasus malaria di Papua memang pantas jadi sorotan. Bagaimana tidak, menurut Menkes, 6 provinsi di Tanah Papua menyumbang 90 persen angkah penyakit malaria secara nasional.

“Kalau kita bisa mengendalikan 6 provinsi ini, secara nasional akan turun jauh, karena secara nasional 90 persen itu dari Papua, udah minta izin ke ibu Gub, dikasih (izin direplikasi),” katanya 

Pj Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito mengatakan tingginya angka kasus malaria di kabupaten menjadi latar belakang lahirnya inovasi Tempo Kas Tuntas.

“Ini kami lakukan karena kasus malaria di Indonesia paling banyak ada di Kabupaten Mimika, oleh karena itu perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” katanya. (Faris)