Mimika Anggaran Besar, Masalah Stunting Tak Beres-beres
Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito saat membuka kegiatan pengukuran dan publikasi stunting aksi 7  yang digelar oleh P3AP2KB Mimika. Foto; Martha/ Papua60detik
Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito saat membuka kegiatan pengukuran dan publikasi stunting aksi 7 yang digelar oleh P3AP2KB Mimika. Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito mengungkapkan perlunya perhatian serius semua pihak terkait penanganan stunting di Mimika.

Pada tahun 2023 berdasarkan survei Kementerian Kesehatan, angka stunting di Kabupaten Mimika  capai 24,7 persen. Memang jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Mimika masih yang terbaik atau angka stuntingnya paling rendah. 

Namun, Valentinus dengan tegas mengatakan tidak puas dengan kata 'terbaik' tersebut. Sebab, dibandingkan dengan kabupaten lain, Mimika memiliki anggaran paling tinggi tapi pencapaian masih rendah. Seharusnya Mimika berada jauh di atas kabupaten lain terkait penanganan stunting. 

"Saya tidak puas. Kenapa? Karena anggaran kita besar, capaian kita cuma seperti itu. Kita tidak mungkin bandingkan dengan Kapubaten Dogiyai, saya tidak mau. Anggaran mereka cuma seberapa, sementara kita? Jadi kita harus jauh di atas mereka terkait penyelesaian stunting. Dibutuhkan kerja keras kita semua untuk menunjukkan dedikasi kita terhadap pelayanan masyarakat untuk menuntaskan stunting," ujar Valentinus saat membuka kegiatan pengukuran dan publikasi stunting aksi 7 Dinas P3AP2KB Mimika, Kamis (31/10/2024). 

Ia pun menceritakan pengalamannya ketika pertama kali pergi ke Mimika Timur, Pomako. Di san ia bertemu dengan anak stunting dan kurang gizi. Pengalaman itu menjadi catatannya bahwa apa yang terjadi di Kabupaten Mimika butuh perhatian ekstra terutama kesehatan ibu dan anak.

"Padahal di luar sana, orang tahu kita ini banyak uang. Anggaran kita itu di atas 7 T. Tetapi di dalam satu kabupaten yang punya anggaran sebesar itu, masih ada anak yang stunting. Masih ada anak yang kurang gizi. Apa yang terjadi dengan kabupaten ini?" katanya. (Martha)