Ojek Nabire Curhat ke Kapolres Soal Keamanan Jalanan
Papua60detik - Polres Nabire coffee morning bersama komunitas ojek se-Kabupaten Nabire, Senin (28/07/2025).
Hadir perwakilan komunitas ojek seperti Helm Putih, Helm Kuning, Helm Biru Muda, Helm Biru, serta jajaran kepolisian. Momen itu jadi ajang para tukang ojek mencurahkan isi hati ke Kapolres Nabire, AKBP Samuel D Tatiratu soal keamanan jalanan Nabire belakangan ini.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati beberapa poin penting antara lain: antisipasi aksi kriminal seperti begal, dengan peningkatan patroli, termasuk dukungan dari TNI, reaktivasi pos sinergitas setelah pengesahan anggaran perubahan., pertemuan rutin antara komunitas ojek dan Polres untuk menjaga komunikasi. Keempat. Penertiban penyalahgunaan atribut ojek oleh pihak yang bukan anggota komunitas.
Pembagian nomor kontak Kapolres dan Kapolsek untuk pelaporan cepat, patroli gabungan pada jam-jam rawan dan monitoring administratif terhadap kehadiran dan aktivitas komunitas ojek.
Kapolres Nabire, mengatakan, pengemudi ojek yang melakukan pembelaan diri dari pelaku kejahatan akan mendapatkan perlindungan hukum.
Sebagai bentuk apresiasi, Polres Nabire memberikan fasilitas pembuatan SIM gratis kepada perwakilan dari lima komunitas ojek yang hadir.
"Kita semua punya tanggung jawab menciptakan keamanan. Polisi tidak bisa bekerja sendiri," ujar Samuel.
Ketua Ojek Nabire Sejahtera, Jhoni Basna, mengimbau warga masyarakat di Nabire memperhatikan identitas ojek yang digunakan. Katanya, setiap ojek yang terdaftar sudah terdata dan terpantau oleh pengelola atau komunitas ojeknya.
Basna mengimbau warga tidak asal menggunakan jasa ojek apalagi yang tidak resmi karena berisiko terhadap keselamatan pribadi. (Elias)