PDIP Target Menangkan 4 Gubernur di Tanah Papua
Ketua Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun, Wasekjen DPP Bidang Internal Utut dan kader PDIP beserta Bawaslu dan KPU Kabupaten Mimika, Kamis (23/3/2023). Foto: Faris/ Papua60detik
Ketua Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun, Wasekjen DPP Bidang Internal Utut dan kader PDIP beserta Bawaslu dan KPU Kabupaten Mimika, Kamis (23/3/2023). Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik-  Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun membuka rapat koordinasi (Rakor) DPD PDIP Wilayah Papua, Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan di Graha Eme Neme Yauware, Timika, Kamis (23/3/2023).

Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka pemantapan konsolidasi kepartaian menuju pemilu 2024. 

Berbagai isu dibahas, termasuk masalah pencalegan, serta sinergi tiga pilar (Struktural, Eksekutif, Legislatif) untuk memperkuat kehadiran partai di tengah rakyat.

Komarudin mengatakan, kehadiran kader dan pendukung PDIP pada Rakor tersebut menunjukkan DPD PDIP dari 4 Provinsi siap memenangkan pemilu 2024.

“Saya yakin PDIP bisa merebut kursi gubernur dari 4 Provinsi se-Tanah Papua. Kami yang mengurus pemekaran Provinsi ini, jadi jangan sampai orang lain yang mengatur, baru tidak tau mengatur lagi. Kita harus yang atur baik-baik sehingga kehidupan rakyat Papua sejahtera,” ujarnya.

Ia mengatakan Rakor ini sebagai ajang konsolidasi dan sosialisasi. Sama seperti pengukuhan pengurus DPD PDIP di Jayapura, Wamena, Merauke dan Nabire.

“Saya punya komitmen untuk menetapkan anak-anak asli Papua untuk menjadi ketua DPD di 4 Provinsi baru. Tetapi kita tetap kerja sama dengan saudara-saudara kita dari luar karena kita sama-sama ingin membangun tanah Papua menuju lebih baik,” ujarnya.

Soal kesiapan memenangkan Pemilu 2024, ia mengatakan DPP PDIP sudah menargetkan hattrick atau menang tiga kali berturut-turut. Berbagai lembaga survey pun menunjukkan PDIP unggul dalam pemilihan legislatif.

"Secara organisasi kita sudah siap bertempur," katanya.

Ajang Rakor sendiri menurutnya lebih ke mekanisme penyaringan caleg karena PDIP telah merampungkan penjaringan sejak tahun lalu.

"Hari ini kita verifikasi calon. Calon-calon yang diusulkan dilihat satu per satu. Yang tidak berpotensi memenangkan partai dicoret. Yang sudah dua tiga kali tapi tidak memberi suara signifikan ke partai juga digeser," kata Komarudin. (Faris)