Pembangunan Gedung Baru Dinas PUPR Tahap Satu Dimulai, Anggarannya Rp44,5 Miliar
Papua60detik - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika memulai proyek pembangunan gedung baru yang diharapkan akan menjadi solusi bagi berbagai permasalahan infrastruktur internal.
Dinas PUPR beralasan, butuh gedung karena keterbatasan ruang kantor lamanya.
Proyek yang dibangun di atas lahan seluas 40.000 m persegi ini ditargetkan akan menjadi pusat pengembangan PUPR yang lebih memadai, serta menjadi katalis pertumbuhan di kawasan SP2-SP5.
Pembangunan tahap pertama sudah berjalan dengan nilai kontrak mencapai Rp44,5 miliar dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2024.
Kepala Dinas PUPR Mimika, Robert Mayaut mengungkapkan bahwa inisiatif pembangunan kantor baru ini diambil sebagai respons terhadap keterbatasan ruang di kantor PUPR saat ini.
Kondisi gedung lama, menurutnya sudah penuh sesak, terutama setelah ditambahkannya bidang tata ruang.
“Kalau teman-teman sudah pernah ke kantor PU lihat, kita tidak ada ruangan tempat taruh barang. Sangat sempit. Apalagi ada satu bidang yang masuk ke kita, yaitu bidang tata ruang, jadi sudah sangat sesak,” ujar Robert, Senin (29/10/2024)
Pemilihan lokasi di ruas SP2-SP5, dekat dengan kantor bupati lama dan kantor BKPSDM serta DPMK, juga menjadi bagian dari perencanaan yang bertujuan untuk mendekatkan instansi pemerintah, sekaligus memicu pertumbuhan wilayah.
“Kalau ada yang bilang kenapa tidak tambah di belakang, sudah pagar, kalau ke depan nanti menutupi gedung utama, jadi memang kita pilih di ruas SP2-SP5 dekat kantor bupati lama. Diharapkan dengan kehadiran kita di ruas itu juga memicu pertumbuhan di situ dan juga.”
Tahap pertama pembangunan gedung baru itu, fokus pada struktur utama dan pemasangan pagar untuk mengamankan lahan. Hal ini menjadi prioritas, mengingat kompleksitas permasalahan tanah di wilayah tersebut.
“Secara teknis, baru tahap satu, dan berikutnya tahap dua tahun depan. Tahap satu untuk strukturnya, kita targetkan selesai Desember, kemudian tahap kedua baru kita lanjutkan di tahun depan untuk kantor dan bangunan pendukungnya,” jelasnya. (Faris)