Pengkab ABTI Mimika Dilantik, Tugas Berat Menanti
Papua60detik - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Mimika periode 2019-2023 akhirnya resmi dilantik secara virtual, Senin (8/2/2021).
Mewakilli Pengurus Pusat ABTI, Zulfydar dan Ketua Pengprov Papua Frets James Boray menyampaikan sambutan dan ucapan selamatnya masing-masing dari Jakarta dan Jayapura.
Sementara Sekretaris Umum Pengprov ABTI Papua, Joy Singal membacakan naskah pelantikan di Timika.
Bola tangan merupakan satu dari sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan di Timika pada PON Oktober mendatang. Bola tangan akan berbagi venue dengan futsal.
Tentu tugas berat susah menanti jajaran pengurus yang baru dilantik ini. Tugas pertama, memastikan penyelenggaraan PON khususnya pertandingam cabor bola tangan terselenggara dengan baik.
Tugas kedua, mendorong prestasi atlet bola tangan Papua di PON. Apalagi, dua emas dari dua nomor di cabor ini jadi target Papua.
Dua di atas adalah tugas jangka pendek, maka tugas ketiga sifatnya jangka panjang, yaitu memasyaratkan olahraga bola tangan. Olahraga ini meski terbilang sudah cukup lama, tapi belum begitu populer di Indonesia termasuk Papua.
“Bola tangan ini bukan olahraga baru, bahkan ini sudah kedua kalinya masuk dalam ajang PON. Ini cabor sudah lama, kenapa kurang pepuler? Ini tugas pengurus,” kata Sekretaris Umum KONI Mimika, Cessar Avianto Tunya.
Sekretaris Pengkab ABTI Mimika, Roni G Kadun mengatakan, hal pertama yang akan dibuat pengurus adalah membuat program kerja untuk PON dilanjutkan dengan membentuk panitia pelaksana PON.
"Yang dilantik ada 22. Jadi program selanjutnya itu pembinaan atlet dan kita akan mencari bibit-bibit unggul yang ada di Kabupaten Mimika ini dengan membentuk satu klub andalan yang nanti kita persiapkan untuk mencari lawan tanding di daerah-daerah yang sudah ada cabang olahraga ini," jelasnya.
Tapi patut jadi catatan, meski pengurusnya baru dilantik, namun dua atlet asal Mimika Obed Puhili dan Juli Palembang saat ini sudah bergabung di pusat pelatihan PON Papua.
“Kami siapkan ada 16 atlet putra dan 16 atlet putri. Ada dua tim. Kami sudah menjaring dari semua kabupaten di seluruh Papua. Kami memang beberapa tahun kemarin ke Timika untuk jaring seperti itu juga. Jadi ini bukan hanya satu kabupaten, tetapi seluruh Papua. Seperti itu, apalagi kita 90 persen itu atlet kita asli Papua,” ungkapnya.
Untuk tes event cabor bola tangan, kata Joy, masih akan dikoordinasikan dengan KONI Mimika dan PB PON Subda Mimika yang direncanakan antara April, Mei atau Juli mendatang. (Anti Patabang)