Perbaiki Inovasi Daerah, OPD Wajib Kolaborasi
Papua60detik - Perbaiki nilai inovasi daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika gelar Focus Group Discussion (FGD) penjaringan data penyusunan dokumen roadmap SIDA (Sistem Inovasi Daerah) tahun 2024-2029, Rabu (11/09/2024).
Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling mengatakan inovasi saat ini lebih fokus pada pendidikan, ekonomi dan memudahkan akses pelayanan publik.
Bulan lalu, nilai inovasi Kabupaten Mimika berada pada peringkat 391 dari 415 atau masih dalam kategori tingkat rendah.
Namun, saat ini, Yohana mengaku Mimika sudah menjadi daerah yang berinovasi walaupun belum berada di peringkat tinggi. Ada 29 inovasi yang sudah dilaksanakan dan sudah dilaporkan di 2023. Sementara tahun ini, pihaknya sudah mengajukan 6 inovasi dan telah diverifikasi.
"Kita masih berjuang ini tidak mungkin dalam jangka waktu beberapa bulan lalu langsung kita loncat itu tidak bisa. Kita pelan- pelan, tetapi intinya sekarang kita letakkan dasar yang kuat dan yang berwarna," kata Yohana.
Tim di pemerintah pusat katanya mengapresiasi Kabupaten Mimika karena tidak hanya mengejar nilai melainkan outcome dari inovasi-inovasi tersebut.
Menciptakan sebuah inovasi, menurutnya harus memperhatikan bobot dan kematangannya. Sebab kematangan akan menentukan nilai. Sehingga perlu kolaborasi, termasuk melibatkan masyarakat di dalam inovasi-inovasi yang dibuat pemerintah.
"Semua OPD harus berkolaborasi, tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. masing-masing inovasi yang sudah diidentifikasi oleh OPD itu juga harus dihitung risikonya, artinya kendala-kendala seperti apa yang dihadapi nanti," kata Yohana.
Ia berharap dengan adanya roadmap sistem inovasi daerah ini, ada panduan jelas tentang arah inovasi yang ingin dicapai dan pengelolaan risiko yang lebih baik. (Martha)