Rahayu Saraswati Sebut MBG di Papua Dimulai 22 Januari, Per Porsi Rp27 Ribu
Anggota Komisi VII, DPR RI, Rahayu Saraswati saat simulasi program MBG di SD Advent Kuala Kencana. Foto: Martha/ Papua60detik
Anggota Komisi VII, DPR RI, Rahayu Saraswati saat simulasi program MBG di SD Advent Kuala Kencana. Foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Anggota Komisi VII, DPR RI dari Partai Gerindra, Rahayu Saraswati menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Papua akan dilaksanakan tanggal 22 Januari 2024.

"Informasi yang kami dapatkan untuk seluruh Papua walupun mungkin belum semua titik, tapi baru akan dimulai beberapa titik itu di bulan ini, Januari. Persisnya kapan, gambaran hingga saat ini masih tanggal 22. Tetapi tentunya nanti akan kita lihat. Dan sekali lagi, ini belum semua titik, belum semua anak," ujar Saraswati di Timika, Senin (13/01/2025).

Presiden Prabowo Subianto katanya, telah memerintahkan penghematan APBN misalnya  dengan mengurangi agenda perjalanan dinas para menteri agar bisa dialokasikan ke program MBG. 

Program MBG merupakan janji kampanye Prabowo. Anak Indonesia dari usia paling kecil sampai dengan usia 18 tahun ia janjikan mendapat makan bergizi gratis. Program ini juga akan menyasar ibu hamil dan menyusui.

Rahayu menjelaskan, biaya per porsi makanan disesuaikan dengan daerah di mana program tersebut dilaksanakan. wilayah Jawa misalnya dipatok harga Rp10 ribu per porsi. Sementara di Papua Rp27 ribu per porsi. 

"Rp10 ribu itu untuk Jawa, Papua Rp27 ribu karena disesuaikan dengan harga bahan baku," katanya.


Usai meninjau dapur umum Timika, Rahayu Saraswati dan tim melaksanakan simulasi makan bergizi gratis di SD Advent Kuala Kencana. Sekitar 60 siswa kebagian paket makanan.

Dapur umum itu bakal jadi sentra pengolahan makanan yang melayani siswa sasaran program MBG. Di Indonesia diperkirakan sekitar 48 ribu dapur umum disiapkan untuk MBG. Setiap dapur melayani 3.000 individu setiap hari.

"Ini adalah bagian dari kami meninjau langsung sekolah yang seharusnya mendapatkan pelayanan langsung ini. Kita mau melihat dan kami memberikan contoh seperti apa jika mereka mendapatkannya. Kira-kira ini sudah mulai mendekati lah porsinya," pungkasnya. 

Program MBG dilaunching pada 6 Januari lalu. Di Papua beberapa kabupaten hari itu ikut menyelenggarakan seperti di Deiyai, Merauke dan Yahukimo. (Martha)