Ratusan Polisi Dikerahkan Razia Miras Jelang Pilkada
Polres Asmat menggelar razia minuman keras (miras) di sejumlah titik, Sabtu (07/09/2024). Foto: Humas Polda Papua
Polres Asmat menggelar razia minuman keras (miras) di sejumlah titik, Sabtu (07/09/2024). Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Polres Asmat meningkatkan upaya pengamanan dengan menggelar razia minuman keras (miras) di sejumlah titik, Sabtu (07/09/2024). 

Ratusan personel dikerahkan dalam operasi itu untuk mencegah potensi gangguan keamanan yang dipicu oleh konsumsi alkohol.

Kapolres Asmat, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu mengatakan personel yang diturunkan dibagi menjadi tiga tim utama. Masing-masing difokuskan di wilayah strategis seperti pusat kota, pasar, dan daerah pesisir. 

“Kami melakukan pemetaan wilayah dan membagi personel secara terstruktur untuk memastikan operasi berjalan efektif. Tujuannya jelas, menciptakan keamanan menjelang Pilkada 2024,” ujar Kapolres.

Ia mengatakan razia itu merupakan bagian dari operasi rutin yang ditingkatkan secara intensif dan berkesinambungan hingga Pilkada selesai. 

Dalam razia yang dilaksanakan serentak tersebut, puluhan botol miras dari miras lokal jenis sopi, cap tikus dan miras bermerek disita dari sejumlah lokasi penjualan ilegal. 

Di Kampung Kaye, Distrik Agats, Tim razia berhasil menyita miras jenis sopi sebanyak empat jeriken berukuran lima liter dan satu botol berukuran 600 ml dari pemilik berinisial AM. 

Di Jalan Mbait Cemenes, Distrik Agats, aparat menyita miras jenis cap tikus sebanyak 15 botol berukuran 1,5 liter serta beberapa minuman beralkohol bermerek sembilan botol ukuran 620 ml, Kawa-kawa lima botol ukuran 620 ml, Captain Morgan satu botol ukuran 750 ml, Bronson dua botol ukuran 680 ml, Vodka Iceland lima botol ukuran 350 ml, dan Vodka Robinson lima botol ukuran 350 ml, dengan pemilik berinisial RD dan T. 

Selain itu, di Jalan Dolog, polisi menyita tujuh botol Amer berukuran 620 ml dari pemilik berinisial L.

Kabag Ops Polres Asmat, AKP Okto Adianto Samosir memastikan seluruh personel yang terlibat dalam operasi telah dibekali prosedur standar pelaksanaan razia.

“Kami memastikan operasi ini dilakukan dengan pendekatan humanis, namun tetap tegas terhadap pelanggaran hukum,” katanya. (Eka)