Sekelompok Orang Serang Kampung Wakia, Bakar Kendaraan, Alat Berat Hingga Rumah
Papua60detik - Kelompok masyarakat yang diduga dari Kabupaten Dogiyai dan Deiyai menyerang Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Rabu (29/8/2024) malam.
Kapolres Mimika AKBP I Komang Budhiarta mengatakan pihaknya telah memonitoring pergerakan masyarakat sekitar tiga minggu yang lalu.
"Kejadian tadi malam kami sudah monitoring sejak tiga minggu lalu, kami monitoring pergerakan masyarakat dari Deiyai dan Dogiyai bahwa mereka akan turun ke Kampung Wakia," ujar Kapolres kepada wartawan, Kamis (29/8/2024).
Kata Komang, di Kampung Wakia tersebut, terdapat permasalahan aktivitas tambang emas ilegal. Atas dasar itu membuat kelompok masyarakat melakukan penyerangan.
"Memang di situ ada permasalahan aktivitas tambang ilegal. Dua minggu lalu saya sudah perintahkan untuk tambang itu ditutup. Dan kami sudah sampaikan ke kepala kampung, kepala suku para tokoh di sana untuk tutup tambang itu," katanya.
"Ada selisih paham antara masyarakat Suku Mee dengan masyarakat di Kampung Wakia. Kejadian tadi malam yang dibakar itu semua aset yang dimiliki oleh Kepala Kampung Wakia," lanjut Komang.
Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Yang dibakar oleh kelompok tersebut yakni rumah yang sudah kosong, alat berat dan kendaraan.
"Masyarakat di Wakia juga sebenarnya dua hari sebelumnya sudah mengungsi di daerah pesisir. Yang masih tinggal di lokasi itu masyarakat yang sedang bekerja. Padahal saya sudah imbau agar masyarakat meninggalkan lokasi itu sejak dua minggu lalu," jelasnya.
Kapolres menyebut penambangan itu dikelol individu, bukan perusahaan.
"Mereka individual. Mungkin di situ disebut perusahaan karena ada merek alat, dan setahu kami yang kelola itu kepala kampung," ujarnya.
Kapolres telah mengirim personel dari Polres maupun Polsek dan dibackup Brimob Yon B untuk mengamankan Kampung Wakia. (Eka)