Tim Basket Papua Kalah Lagi
Papua60detik - Tim basket 5x5 tuan rumah, Papua kembali menelan kekalahan di laga keduanya melawan Jawa Timur (Jatim) pada babak penyisihan grup B di GOR Basket Mimika Sport Complex (MSC) SP2, Jumat (1/10/2021) malam. Sebelumnya, di partai perdana, anak asuh Jerry Natanael kalah dari Bali.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, kedua tim saling serang. Teriakan dukungan dari suporter keduanya membuat GOR Basketl MSC bergemuruh.
Kuarter pertama berhasil dimenangkan Baliba Cs dengan skor 17-14.
Namun kedudukan ini tidak berlangsung lama. Kekalahan di kuarter pertama, tak membuat semangat anak asuhan Kencana Wukir kendor. Mereka terus bangkit hingga akhirnya berhasil membalikan kedudukan di kuarter kedua dengan skor tipis 28-27.
Memasuki kuarter ketiga dan keempat permainan semakin memanas, Baliba Cs berupaya melakukan perlawanan. Sayang, pertahanan Very Cs sangat kokoh.
Kalah tiga poin di kuarter pertama membuat semangat Very Cs bangkit dan memperbaiki permainan. Di kuarter ketiga Jatim memimpin 49-37.
Baliba Cs masih terus berupaya mengejar poin. Namun Jatim masih memimpin hingga laga usai 59-56.
Pelatih Jatim, Kencana Wukir mengungkapkan rasa bangganya kepada anak-anak asuhnya yang tetap semangat dan mampu mengalahkan Papua yang dinilainya sangat kuat.
Ia mengatakan kemenangan di game ini adalah hasil evaluasi pada game sebelumnya dimana timnya dikalahkan Sulut.
“Di game pertama kita kurang beruntung kita berusaha lebih baik. Kita masih ada dua game lagi. Harapannya ke depan makin bagus,” ungkapnya.
Ia berhatap sisa dua pertandingan tersisa Very Cs bisa menang.
Sempat tertinggal di kuartal pertama kata Kencana terjadi karena mereka kasih menyesuaikan dengan penampilan lawan.
“Kita tertinggal karena mulai meraba-raba juga. Kita juga berusaha merotasi beberapa pemain karena kita juga pengen tahu siapa sih yang ready di game hari ini. Wajarlah kalau di kuarter satu,” tuturnya.
Sementara itu, Very mewakili pemain mengapresiasi pencapaian timnya. Menurutnya mengalahkan tim Papua sangat sulit, namun karena kerja sama yang baik timnya memenangkan pertandingan.
“Melawan Papua tidak gampang karena mereka punya fisik kuat dan skill juga bagus. Dan akhirnya kita bisa menang. Suatu kebanggaan buat kita tapi kita tetap tidak boleh berbangga diri karena masih ada game berikutnya,” tutupnya. (Anti Patabang)