1 Desember di Timika, 500 Personel TNI-Polri Patroli 24 Jam
Papua60detik - Sebanyak 500 personel gabungan TNI-Polri melakukan patroli selama 24 jam secara bergantian pada momen 1 Desember 2020.
Selain patroli, aparat gabungan TNI-Polri juga siaga di 12 titik sejak Senin (30/11/2020) malam guna menjaga situasi Kamtibmas di Mimika tetap kondusif.
Memastikan situasi aman dan kondusif para Dansat TNI-Polri se-Garnisum Mimika itu, melakukan patroli menggunakan motor trail. Diantaranya, yakni Kapolres Mimika AKBP I GG Era Adhinata, Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Danyon Brimob Batalyon B Pelopor Polda Papua AKP Ramadhona, Danbrigif 20-IJK/3 Kostrad Letkol Inf Edy Widyanto, Danlanud Yohanis Kapiyau Letkol Pnb Anggit Budi Wibowo, Danyonif R-754/ENK Letkol Inf Dodi Nur Hidayat, Danlanal Timika Letkol (P) Laut, Wakapolres Kompol I Nyoman Punia, Kabag Ops AKP Dionisius VDP Helan serta diikuti konvoi pasukan gabungan TNI-Polri.
Adapun rute yang dilewati, yaitu Jalan Cenderawasih, Jalan Trikora, Jalan Airport, Jalan Sosial, Jalan Ahmad Yani, Jalan Leo Mamiri, Jalan Yos Sudarso, Jalan Hasanuddin, Jalan Budi Utomo dan singgah di Lapangan Timika Indah mengecek pasukan TNI-Polri yang sedang berjaga.
Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata menegaskan, satuan TNI-Polri yang ada di Mimika akan terus bersinergi mengamankan Kota Timika dari gangguan keamanan, baik yang bersifat konvensional maupun gangguan lainnya.
"Kita lihat bersama di tanggal 1 Desember ini situasi aman dan terkendali. Namun kita tetap waspada dan tetap melakukan patroli. Patroli inipun kami lakukan untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa dalam bulan Desember hingga akhir tahun 2020 ini, TNI dan Polri akan terus bersinergi menjaga Kamtibmas di Mimika," kata Kapolres.
Menurutnya, dalam situasi pandemi covid-19 ini, semua pihak bisa saling membantu, terutama mengingatkan masyarakat dalam hal penggunaan protokol kesehatan di dalam setiap aktivitas.
Ia berharap, setiap tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan unsur kepala satuan kerja mengimbau masyarakatnya untuk tetap mengikuti protokol kesehatan.
Peringatan 1 Desember di Papua yang sedang diantisipasi oleh aparat TNI-Polri sejatinya bukanlah hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM). 1 Desember diperingati masyarakat Papua sebagai hari lahirnya embrio kebangsaan serta negara Papua Barat.
"1 Desember itu hari para tokoh Papua dan pemerintahan Belanda mengumumkan embrio negara. OPM berjuang untuk pengakuan itu," kata Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom seperti dilansir tirto.id. (Salmawati Bakri)