AMA Hentikan Sementara Penerbangan Buntut Peristiwa di Balinggama Yahukimo
Papua60detik - Maskapai Associated Mission Aviation (AMA) menghentikan sementara pelayanan penerbangan di Papua mulai 6 hingga 13 Juli, usai insiden penembakan pilot Nicholas Gosselin oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Balinggama Kabupaten Yahukimo.
Direktur Utama PT AMA Bob Kayadu, menyebut manajemen menghentikan sementara pelayanan karena keluarga besar AMA sedang berduka.
Baca Juga: TNI Tambah Personel di Lokasi Rawan Papua
"Semua aktivitas termasuk kantor sementara libur, karena ini merupakan duka terdalam bagi AMA yang sudah 67 tahun beroperasi di Papua," kata Bob Kayadu, Sabtu (4/7/2026) malam seperti dilansir ANTARA.
Menurutnya, penyerangan terhadap pesawat dan crew AMA yang terjadi di Balinggama, Kamis (2/7/2026), baru pertama kali terjadi selama 67 tahun AMA melayani di Tanah Papua.
"Mudah-mudahan tidak ada lagi pilot yang ditembak dan pesawatnya dibakar," kata Bob Kayadu.
Jenazah Pilot Nicholas, Jumat (3/ 7/2026), diterbangkan ke Jakarta. Selanjutnya, Kedutaan Besar Amerika Serikat akan mengurus pengiriman jenazah ke AS.
AMA saat ini memiliki tujuh pesawat jenis Pilatus Porter dan Caravan dengan 16 pilot. (Redaksi)