Absensi Sidik Jari Pegawai Bakal Diaktifkan Lagi
Sekda Mimika, Michael R Gomar. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik
Sekda Mimika, Michael R Gomar. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik

Papua60detik - Mesin absensi sidik jari di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan kembali diaktifkan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Michael Gomar mengatakan, absensi dengan finger print atau sidik jari diperlukan sebagai upaya pembinaan terhadap pegawai.

"Mungkin dalam dua minggu ke depan, alat finger print akan diaktifkan kembali," ujarnya di sela-sela rapat evaluasi covid-19, Senin (15/3/2021).

Absensi pegawai menurutnya sangat berpengaruh terhadap anggaran berbasis kinerja yang merupakan kebijakan pimpinan daerah melalui pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang cukup besar kepada para ASN dan honorer.

Gomar menegaskan akan ada penindakan disiplin bagi para ASN ataupun honorer yang selama ini tidak pernah melaksanakan tugas.

"Dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mimika sudah menyiapkan datanya dan akan dilakukan pemanggilan secara khusus bagi mereka yang tidak melaksanakan tugas," ungkapnya.

Selain mengaktifkan mesin sidik jari, kebijakan lain Sekda Mimika yang baru dilantik ini adalah digelarnya kembali apel gabungan bagi pegawai di lingkup kantor Pemerintahan Kabupaten Mimika.

"Apel gabungan itu digelar satu bulan sekali," katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, alat absen sidik jari yang berada di setiap OPD sudah lama tidak digunakan. Bahkan alat absen sidik jari tersebut terlihat rusak dan tanpa perawatan. (Fachruddin Aji)