Ada kelompok Mencurigakan, Kesbangpol Minta Dilaporkan
Papua60detik - Badan Kesatuan Bangsal dan Politik (Kesbangpol) Mimika mengaku belum menemukan satu organisasi apapun yang berkarakter radikal.
Meski begitu, Kepala Kesbangpol Yan Slamet Purba meminta warga melaporkan jika menemukan aliran atau kelompok baru yang mencurigakan.
"Kita (Kesbangpol) Mimika selalu mewanti-wanti kepada seluruh Ormas di Mimika, jika ada perkumpulan yang tidak sesuai asas ataupun mencurigakan untuk segera dilaporkan," ujarnya, Senin (31/5/2021).
Untuk meminimalisir paham radikal dan terorisme, Kesbangpol Mimika memanfaatkan beberapa organisasi, semisal Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK).
"Aliran atau paham seperti itu menurut saya merupakan sebuah kristalisasi ketidakpuasan kepada pemerintah," ujarnya.
Yan menambahkan Kesbangpol akan kembali menggelar rapat dengan Ormas di Mimika untuk memperketat pengawasan terhadap aliran maupun paham radikal.
"Ancamannya semakin dekat yah, kejadian baru-baru di Merauke, nah itu kan dekat dengan Mimika. Bahkan di sini kalau tidak salah lebih dulu, karena dulu ada ditangkap juga di SP," tuturnya.
Ormas termasuk paguyuban yang terdaftar di Kesbangpol Mimika saat ini sebanyak 65.
"Kami akan melakukan pendataan, tujuannya untuk melihat apakah ormas itu sah tidak beroperasi di Mimika, bertentangan tidak dengan pancasila dan NKRI, kalau tidak yah kita bantu untuk legalisasinya. Kalau sudah legal pengawasannya kami kerja sama dengan TNI dan Polri," tutupnya. (Fachruddin Aji)