Aksi Bripka Mervin Kejar Jambret yang Nyaris Nyonyor Diamuk Massa
Papua60detik - Rabu (13/7/2022), siang bolong tiba-tiba terdengar teriakan perempuan, "jambret" di Jalan Serui Mekar.
Teriakan datang dari penjual gorengan yang melihat seorang pengendara perempuan dihadang seorang pria.
Anggota Satlantas Polres Mimika, Bripka Mervin Rumaropen yang menyaksikan kejadian itu langsung mengejar pelaku. Merasa bakal tertangkap, pelaku yang berinisial A itu berhenti di depan kantor Satlantas lama di Jalan Budi Utomo.
Massa cepat berkerumun, hendak menganiaya pelaku. Sudah jadi kebiasaan, pelaku pencurian atau jambret kalau tertangkap basah bakal jadi bulan-bulanan amukan massa.
"Ini sudah ada di tangan polisi, jangan ada yang main pukul. Mundur," teriak Mervin mengingatkan massa.
Akhirnya massa bisa tenang. Mervin langsung menghubungi rekannya di Satreskrim Polres Mimika.
Satu-satu, A mulai mengeluarkan barang bukti yang ia curi dari saku celananya. Di sana ada smartphone, kalung emas, charger dan uang senilai Rp655.000. Sebagian cincin emas sampai jatuh tercecer ke tanah.
Pelaku mengaku, sudah biasa berbelanja di kios korban. Usai menyatroni rumah korban di Jalan Serui mekar, ia mengadang pengendara motor buat dipakai kabur.
Tak lama, suami istri yang merupakan korban tiba. Melihat barang bukti yang dikeluarkan si A, korban tak terima. Si Istri mengaku, barang bukti itu hanya sebagian dari hartanya yang hilang.
Korban mengungkap, pelaku masuk ke rumahnya lewat pintu belakang.
"Ada tas ransel hilang. Di situ ada emas 400 gram," kata korban.
Si A yang diinterogasi di tempat mengaku tak mengambil ransel yang dimaksud. Barang-barang yang dikeluarkannya, ia curi di atas ranjang di dalam toples.
Tak selang lama, personel Satreskrim Polres Mimika tiba. Pelaku dan suami istri yang jadi korban ikut ke kantor polisi. (Burhan)