Aparat Minta Egianus Kogoya Segera Serahkan Diri
Papua60detik - Aparat keamanan meminta pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Kabupaten Nduga, Egianus kogoya, segera menyerahkan diri sebelum dilakukan penindakan hukum.
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen Muhammad Saleh Mustafa, mengatakan TNI-Polri akan melakukan upaya penegakan hukum apabila Egianus bersama kelompoknya tidak segera membebaskan kapten Philip Mark Mehrthens, Pilot Susi Air PK BVY asal Selandia Baru yang disandera sejak Selasa (7/2/2023) lalu.
Baca Juga: TNI Buka Suara Soal Mama Yasinta
“Saya mengimbau agar Egianus dan kelompoknya menyerahkan diri lebih baik daripada nanti akan ada tindakan penegakan hukum yang diambil TNI-Polri,” ujar Pangdam dalam konferensi pers yang digelar di Mako Lanud Yohanis Kapiyau, Selasa (20/2/2023).
Ia menyebut bahwa pasca penyanderaan dan pembakaran pesawat Susi Air PK BVY, kelompok Egianus sudah mulai terpisah. Keberadaan mereka pun sudah terdeteksi aparat TNI-Polri.
“Kelompok Egianus terpecah pecah dalam beberapa kelompok dan sudah kita deteksi keberadaannya,” ujarnya.
Aparat TNI-Polri pun terus mengambil upaya memutus celah kelompok bersenjata itu kembali bersatu dengan menguasai tempat yang dijadikan sebagai camp-camp.
Sejumlah barang dan peralatan diduga milik kelompok tersebut berhasil disita.
“Kita punya prinsip mereka tidak boleh bersatu. Sementara belum ada (KKB) yang diamankan. Mohon doanya TNI Polri dibantu semuanya berkolaborasi menuntaskan tugas ini,” sambung Danrem 172/PWY Brigjen JO Sembiring. (Amma)