Terlibat Penembakan Pekerja Freeport, Satgas Damai Cartenz Tangkap YM
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pria berinisial YM terkait kasus penembakan terhadap almarhum Simson Mulia, karyawan PT Freeport Indonesia. Foto: Satgas Humas Damai Cartenz 2026
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pria berinisial YM terkait kasus penembakan terhadap almarhum Simson Mulia, karyawan PT Freeport Indonesia. Foto: Satgas Humas Damai Cartenz 2026

Papua60detik – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pria berinisial YM yang diduga merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Kepala Air, Kodap III Ilaga pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 08.55 WIT di kawasan Pasar Kago, Kota Ilaga, Kabupaten Puncak.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/1/III/2026/SPKT/Sat Reskrim/Polsek Tembagapura/Polres Mimika/Polda Papua Tengah tanggal 11 Maret 2026.

"Terkait kasus penembakan terhadap almarhum Simson Mulia, karyawan PT Freeport Indonesia, yang terjadi di Area Ngapua Reklamasi Enviro Bunaken Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika,” jelas Kasatgas Humas.

Berdasarkan hasil penyelidikan, YM diduga turut terlibat dalam aksi penembakan yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat luka tembak pada bagian kepala saat berada di bak sebuah kendaraan pikap yang terparkir di lokasi kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik menduga YM berperan sebagai pemantau pergerakan petugas keamanan dan masyarakat menggunakan teropong saat aksi berlangsung. Peristiwa tersebut diduga dilakukan bersama sejumlah anggota kelompok lainnya, termasuk JM (meninggal dunia) dan BM alias N yang saat ini masih dalam proses pencarian,” tambah Yusuf.

Penangkapan YM merupakan hasil pengembangan penyelidikan setelah petugas memperoleh informasi mengenai keberadaannya di wilayah Ilaga. Setelah ditangkap, YM langsung dibawa ke Polres Puncak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satgas Operasi Damai Cartenz 2026.

“Apabila terbukti turut serta dalam tindak pidana yang menyebabkan meninggalnya korban, tersangka terancam pidana penjara yang berat atau penjara seumur hidup sesuai ketentuan KUHP yang berlaku,” kata Kasatgas.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menindak seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan bersenjata yang mengakibatkan korban jiwa.

“Setiap pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami berkomitmen menghadirkan kepastian hukum bagi korban serta menjaga keamanan masyarakat Papua,” ujar Faizal Ramadhani.

Ia menambahkan bahwa aparat akan terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam berbagai aksi gangguan keamanan di Papua Tengah.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengatakan penyidik masih mendalami peran YM dalam kasus tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatannya dalam sejumlah tindak pidana lain yang terjadi di wilayah Tembagapura dan sekitarnya.

“Pemeriksaan masih berlangsung secara intensif untuk mendalami peran yang bersangkutan dalam peristiwa penembakan tersebut. Penyidik juga melakukan pengembangan terhadap kemungkinan keterkaitan dengan perkara lain yang sedang ditangani aparat penegak hukum,” kata Adarma Sinaga. (Burhan)