Aparat Siapkan Skenario Evakuasi 8 Pekerja PTT yang Dibunuh di Beoga
Kaops Satgas Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Muhamad Firman didampingi Wakaops 2 Kombes Pol Faisal Ramdhani. Foto: Istimewa
Kaops Satgas Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Muhamad Firman didampingi Wakaops 2 Kombes Pol Faisal Ramdhani. Foto: Istimewa

Papua60detik - Aparat TNI-Polri menyusun beberapa skenario evakuasi delapan pekerja Palapa Timur Telematika (PTT) yang jadi korban pembunuhan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Rabu (2/3/2022) kemarin.

"Kita (siapkan) beberapa skenario, masih kita rapatkan evakuasinya sepeti apa. Kalau dilihat dari medan, akan ada mobilisasi evakuasi karena korban informasinya ada delapan orang," kata Ka Ops Satgas Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Muhamad Firman saat ditemui di Mapolres Mimika, jalan Agimuga Mile 32, Jumat (4/3/2022).

Untuk itu, kata Firman, aparat masih memerlukan penambahan personel. Pasalnya, untuk mencapai tempat kejadian perkara (TKP) hanya dapat dilalui lewat jalur udara. 

"Tidak bisa ditempuh jalur darat. Dan kita perlu penambahan personel," katanya.

Satgas Damai Cartenz telah meminta Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri untuk berkomunikasi dengan Bupati Puncak. 

Saat ini masyarakat sedang membantu menyisir lokasi untuk memastikan kondisi delapan korban yang dilaporkan tewas dan satu orang selamat. 

"Kita fokus pada operasi evakuasi penyelamatan. Kita masih mendalami informasi ini, apakah delapan orang ini meninggal atau belum," ujar Firman.

Aparat juga masih akan rapat dengan perusahan PTT yang mempekerjakan para korban.

"Kita belum bisa komunikasi dengan satu orang yang dikabarkan selamat.  Nanti kita akan tanya secara detil kronologis seperti apa. Karena mereka datang kesana langsung ketemu pemilik Ulayat. Kenapa mereka mengadakan kegiatan di sana tanpa ada pengawalan aparat?," katanya. (Salmawati Bakri)