Banyak Mobil Tak Laik Jalan Ngantri BBM, Kapolres Minta Dishub Tertibkan KIR
Papua60detik - Sulitnya mendapat Bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Merauke Papua selatan terus menimbulkan tanya. Ada dugaan, banyak kendaraan yang sudah tidak layak beroperasi, tapi masih dipakai mengantri BBM di SPBU.
Kapolres Merauke AKBP. Sandi Sultan mengaku, mendapat banyak laporan terkait kendaraan yang sudah tidak layak beroperasi tapi masih ikut mengantri BBM.
Ia meminta Dinas Perhubungan mengecek kembali KIR kendaraan di Kota Merauke
“Masih terlihat mobil-mobil yang ngantri BBM itu mobil yang rusak tidak hidup tapi ditarik untuk ke SPBU," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke, Muhammad Ramli saat dikonfrimasi beralasan, baru akan menertibkan KIR kendaraan setelah menerima surat pemberitahuan dari Kementerian Perhubungan. Katanya sistim lalulintas saat ini sudah berubah dari manual ke elektronik.
KIR sendiri merupakan proses pengujian kelayakan suatu kendaraan yang diatur dalam undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan. Uji KIR diperlukan untuk memastikan apakah kendaraan layak dikendarai di jalan, aman, dan sudah memenuhi syarat lainnya.
“Apabila sudah ada surat pemberitahuan maka kita akan langsung menertibkan kendaraan- kendaraan,“ ujarnya, Senin (16/1/2023).
Ramli mengatakan, Uji KIR biasanya dilakukan setiap enam bulan sekali dengan beberapa tes seperti tahap pra uji, smoke tester, play detector, headlight tester, side slip tester, axle road, brake tester dan speedometer tester.
Apabila lulus uji KIR maka kendaraan tersebut bisa beroperasi di jalan. Sementara yang tidak lulus, wajib diperbaiki. (Ami)