Bappeda Minta Usulan Program Musrenbang Prioritaskan Kebutuhan Warga
Papua60detik – Di Kabupaten Mimika sekarang lagi masuk masa Dalam Musyrawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Yohanna Paliling meminta, program yang diusulkan di Musrenbang adalah yang paling dibutuhkan warga.
Ia beralasan, pada akhirnya Pemkab tidak akan bisa mengakomodir seluruh program yang diusulkan. Selain itu, yang diakomodir adalah kegiatan yang selaras dengan program pembangunan daerah sampai nasional.
"Alurnya kan pembangunan dilakukan mulai dari nasional, provinsi, daerah, kemudian ke distrik, dan kampung," ujarnya saat menyampaikan materi dalam kegiatan Musrenbang Distrik Mimika Baru, di Gedung Bobaigo, Selasa (16/3/2021).
Hasil musrenbang distrik akan dibahas dalam forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada tahap ini, usulan distrik akan disesuaikan dengan rencana program OPD.
"Aturan sekarang ketat, maka program yang paling prioritas itu yang harus diusulkan," terangnya.
Setelah melalui forum OPD, program masih akan disesuaikan dengan program visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. Bappeda pun akan meminta data hasil reses atau pokok pikiran dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika.
"Kita jadwalkan mulai 22-23 Maret mendatang khusus untuk reses ini," katanya.
Hasil forum OPD mesti disesuaikan lagi dengan nomenkelatur atau kode rekening kegiatan dari Pemerintah Pusat. Hasilnya akan dibahas dalam musrenbang tingkat provinsi yang rencanannya dilasanakan April mendatang.
Sementara itu, Kepala Distrik Mimika Baru, Dedi D Paokuma menekankan pemilahan program dari dana desa dengan yang diusulkan menggunakan APBD.
"Kita masukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan kebutuhan perorangan, atau organisasi tertentu, ini pesan bagi kepala kampung dan lurah," tegasnya.
Adapun hasil musrenbang Distrik Mimika Baru yakni terdapat 209 kegiatan yang diusulkan dari 14 kelurahan dengan total pagu anggaran 171 miliar. Apabila ditambah dengan anggaran untuk distrik maka totalnya menjadi 203 miliar. (Fachruddin Aji)