Bergejala, Langsung Lapor ke Puskesmas, Rapid Antigen Masih Gratis
Kepala Puskesmas Timika, dr Moses Untung. Foto: Dok/Papua60detik
Kepala Puskesmas Timika, dr Moses Untung. Foto: Dok/Papua60detik

Papua60detik- Test Rapid Antigen bagi yang merasa memiliki gejala atau melakukan kontak erat dengan pasien positif covid-19 hingga kini masih gratis.

Kepala Puskesmas Timika, dr Moses Untung mengatakan hasil reaktif dari test ini akan ditracing dan dipantau oleh petugas Puskemas. Maka tak ada alasan takut melaporkan diri.

“Kalau memang punya gejala seperti itu datanglah ke Puskesmas berobat, diperiksa oleh dokter atau petugas kesehatan nanti kemudian diarahkan untuk diperiksa itu tidak berbayar,” jelasnya, Selasa (3/8/2021).

Pelayanan berbayar hanya bagi pelaku perjalanan dan karyawan yang ingin masuk kerja kembali, atau untuk urusan pekerjaan lainnya.

Sayangnya selama ini kebanyakan yang datang ke Puskemas adalah mereka yang dengan jawaban hanya ingin tes saja, dan ini kata dokter Moses tetap berbayar.  Tetapi sekarang, Puskemas tak lagi melayani mereka yang memberi jawaban seperti itu.

Ia mengatakan dalam pelayanan testing dan tracing, Puskemas telah mengatur sistem dan jadwalnya. Tapi sayangnya meski sudah diatur, masih saja ada yang tidak mengerti. Misalnya dijadwalkan hari Kamis, tapi justru datang di hari Rabu, atau sebaliknya. Hal inilah yang kadang membuat petugas kesehatan kewalahan.

Sepanjang Juli 2021 ini, Puskesmas Timika mencatat ada 657 pelayanan test Antigen. 115 diantaranya berbayar dan sisanya adalah suspek, kontak erat dan hasil tracing. 

“Jadi sekali lagi, kalau memiliki gejala dan kontak erat jangan takut bilang dan datang ke kami (Puskemas). Pemeriksaannya gratis tidak berbayar,” tutupnya. (Anti Patabang)