Beri Catatan ke Pemerintah, Fraksi PDIP Kembali Singgung Satu Arah Jalan Budi Utomo
Papua60detik - Fraksi PDI Perjuangan memberikan delapan catatan untuk pemerintah Kabupaten Mimika pada rapat paripurna pendapat akhir fraksi dan penutupan pembahasan RAPBD 2025, Jumat (15/11/2024).
Anggota Fraksi PDI Perjuangan Yulian Salossa memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berupaya menaikan sumber-sumber pendapatan di berbagai sektor yang membuka sentra ekonomi baru di berbagai wilayah.
Baca Juga: RSUD Mimika Bakal Tambah Gedung Baru
Namun, katanya, hal itu harus ditunjang dengan konektifitas guna memberikan multiple effect secara ekonomi kepada masyarakat.
Catatan kedua, dalam momentum masa penerimaan calon aparatur sipil negara yang sedang berlangsung, pihaknya medorong agar memprioritaskan orang asli Papua (OAP) sebagaimana formasi yang sudah ditentukan.
Pada sektor pendidikan, ia meminta pemerintah menjamin kualitas pendidikan yang komprehensif, bukan hanya sekolah negeri namun juga sekolah swasta.
"Kami juga mendorong agar pemerintah segera menyelesaikan pembangunan lapangan terbang di distrik Hoya, untuk menjamin konektifitas antar wilayah di Kabupaten Mimika," ujar Yulian.
Selain itu, apresiasi juga kepada pemerintah karena dinilai telah dan terus menjaga sinergitas antara eksekutif dan legislatif sebagai mitra yang sejajar dalam memberikan pelayanan untuk kemajuan masyarakat Kabutpaten Mimika.
Yulian kembali menyinggung soal Jalan Budi Utomo. Ia meminta pemerintah mengkaji ulang sistem satu jalur Jalan Budi Utomo.
"Jalan Budi Utomo untuk selanjutnya dibuka kembali menjadi dua jalur, oleh karena hal ini sangat berdampak kepada masyarakat sekitar baik dari sisi ekonomi maupun aksesbilitas," paparnya.
Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong agar pemerintah daerah mengembangkan balai latihan kerja agar tenaga kerja terserap dan berimplikasi pada penurunan angka pengangguran.
"Kami juga meminta kepada pemerintah untuk melakukan subsidi transportasi terhadap daerah-daerah pedalaman," pungkasnya. (Eka)