Berikut Rincian Kontrbusi PT Freeport pada Penerimaan APBD Mimika 6 Tahun Terakhir
Kepala Bapenda Kabupaten Mimika Dwi Cholifah. Foto: Faris/ Papua60detik
Kepala Bapenda Kabupaten Mimika Dwi Cholifah. Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Dwi Cholifah memaparkan dari pencapaian Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2022  PT Freeport Indonesia berkontribusi sebesar 75 Persen 

Hal ini ia ungkapkan saat pertemuan bersama anggota DPD RI di Hotel Rimba Papua, Kamis (8/6/2023) 

Dwi memaparkan, APBD Mimika sebesar Rp5.390.165.954.052 pada 2022 PT Freeport Indonesia berkontribusi sebesar Rp4.027.994.480.734.

"Dari Rp5,3 triliun itu kontribusi Freeport sebesar 75 persen," sebut Dwi.

Pada data yang dipaparkannya, kontribusi PT Freeport nyaris selalu di atas 50 persen pada realisasi APBD Mimika dari tahun 2017 sampai 2022.

Berikut rincian kontribusi PT Freeport Indonesia pada realisasi penerimaan APBD Mimika dalam enam tahun terakhir

Tahun 2017.

Pajak penerangan Rp28.515.168.000, pajak air tanah Rp49.253.472.000, pajak mineral bukan logam dan batuan Rp51.845.760.000, pajak bumi bangunan Rp30.240.902.078, pajak restoran (katering PT PSU) Rp30.577.098, bagi hasil PPH (Semua Penyaluran) Rp137.953.093.337, bagi hasil PBB P3 (semua penyaluran) Rp62.489.585.094, bagi hasil dari iuran tetap (landrent) Rp4.043.050.086, bagi hasil dari hasil eksplorasi dan eksploitasi (royalti) Rp259.264.678.913, bagi hasil dari pajak kendaraan bermotor Rp8.357.824.138, bagi hasil pajak air permukaan Rp5.367.001.

Tahun 2018. 

pajak bumi bangunan Rp34.698.272.376, pajak restoran (katering PT PSU) Rp29.668.341670, bagi hasil PPH (Semua Penyaluran) Rp131.073.600.669 bagi hasil PBB P3 (semua penyaluran) Rp172.952.084.499, bagi hasil dari iuran tetap (landrent) Rp14.301.883.275, bagi hasil dari hasil eksplorasi dan eksploitasi (royalti) Rp1.201.357.071.551, bagi hasil dari pajak kendaraan bermotor Rp10.193.466.244, bagi hasil pajak air permukaan Rp5.172.408

Tahun 2019. 

Pajak penerangan Rp16.275.619.577 pajak air tanah Rp3.561.367.600, pajak pajak mineral bukan logam dan batuan Rp510.755.000.000, pajak bumi bangunan Rp34.698.272.376, pajak restoran (katering PT PSU) Rp52.493.599.593, bagi hasil PPH (Semua Penyaluran) Rp91.216,150.047, bagi hasil PBB P3 (semua penyaluran) Rp211.418.456.387, bagi hasil dari iuran tetap (landrent) Rp5.555.507.972, bagi hasil dari hasil eksplorasi dan eksploitasi (royalti) Rp992.823.416.006, bagi hasil dari pajak kendaraan bermotor Rp13.902.676865, bagi hasil pajak air permukaan Rp229.553.894.975

Tahun 2020. 

Pajak penerangan Rp16.275.629.502, pajak air tanah Rp6.209.444.000, pajak pajak mineral bukan logam dan batuan Rp10.755.000.000, pajak bumi bangunan Rp42.675.015.376, pajak restoran (katering PT PSU) Rp47.415.705.618, bagi hasil PPH (Semua Penyaluran) Rp158.162.014.864, bagi hasil PBB P3 (semua penyaluran) Rp98.449.835.040, bagi hasil dari iuran tetap (landrent) Rp3.142.437.600, bagi hasil dari hasil eksplorasi dan eksploitasi (royalti) Rp556.036.225.450, bagi hasil dari pajak kendaraan bermotor Rp10.216.573.862, bagi hasil pajak air permukaan Rp74.592.968.032

Tahun 2021. 

Pajak penerangan Rp16.275.619.504, pajak air tanah Rp5.139.396.120, pajak pajak mineral bukan logam dan batuan Rp10.755.000.000, pajak bumi bangunan Rp47.197.646.988, pajak restoran (katering PT PSU) Rp32.458.415.910, bagi hasil PPH (Semua Penyaluran) Rp120.312.513.000, bagi hasil PBB P3 (semua penyaluran) Rp674.297.056.062, bagi hasil dari iuran tetap (landrent) Rp3.189.168.200, bagi hasil dari hasil eksplorasi dan eksploitasi (royalti) Rp674.297.056.062, deviden (25 persen laba bersih Rp462.316.104.051,bagi hasil dari pajak kendaraan bermotor Rp11.187.792.263, bagi hasil pajak air permukaan Rp255.666.593.659

Tahun 2022. 

Pajak penerangan Rp16.275.619.502, pajak air tanah Rp5.745.082.840, pajak pajak mineral bukan logam dan batuan Rp10.755.000.000, pajak bumi bangunan Rp 50.907.563.588, pajak restoran (katering PT PSU) Rp50.902.836.517, bagi hasil PPH (Semua Penyaluran) Rp154.418.876.924, bagi hasil PBB P3 (semua penyaluran) Rp679.976.786.578, bagi hasil dari iuran tetap (landrent) Rp.1.484.867.000, bagi hasil dari hasil eksplorasi dan eksploitasi (royalti) Rp2.237.637.638.031, deviden (25 persen laba bersih Rp734.491.913.762, bagi hasil dari pajak kendaraan bermotor Rp10.286.847.184, bagi hasil pajak air permukaan Rp75.111.449.208. (Faris)