Besok Debat Terakahir Tiga Paslon Bupati & Wakil Bupati Mimika
KPU Mimika Rapat bersama LO tiga Paslon, aparat kemanan dan FKUB, : Foto: Faris/ Papua60detik
KPU Mimika Rapat bersama LO tiga Paslon, aparat kemanan dan FKUB, : Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik – Tiga pasangan calon (paslon) calon bupati dan wakil bupati Mimika: Johannes Rettob - Emanuel Kemong (JOEL), Maximus Tipagau - Peggi Patricia Pattipi (MP3) dan Alexsander Omaleng - Yusuf Rombe (AIYE) akan kembali beradu gagasan dalam debat kedua. 

KPU Mimika menjadwalkan, debat pemungkas atau terakhir ini berlangsung Selasa (19/11/2024) besok di GOR Futsal Mimika pada pukul 14.00 WIT dan disiarkan langsung oleh MetroTV.

Koordinator Divisi Hukum KPU Mimika, Hironimus Ladoangin Kia Ruma, menyatakan bahwa debat kedua ini mengangkat tema yaitu penyelesaian persoalan daerah melalui sinergitas pembangunan oleh pemerintah daerah dan pusat, penguatan nasionalisme untuk memperkokoh NKRI. Subtema yang akan dibahas mencakup persoalan daerah, sinergitas pemerintahan pusat dan daerah, penguatan nasionalisme, serta penegakan hukum.

“Karena temanya menyentuh isu-isu nasionalisme dan globalisasi, kami menambah satu orang lagi ke dalam tim perumus, yakni seorang profesional dari Jakarta. Dengan tambahan ini, tim perumus berjumlah enam orang, terdiri dari empat akademisi dari Jayapura, satu tokoh masyarakat dari Timika, dan satu profesional dari Jakarta. Mereka memiliki kapasitas untuk merumuskan materi debat sekaligus menjadi panelis,” jelas Hironimus usai rapat bersama LO ketiga paslon di Hotel Horison Diana, (17/11/2024)

Tim perumus dijadwalkan tiba di Timika hari ini  dan langsung rapat persiapan bersama KPU untuk finalisasi materi debat. 

"Subtema telah disiapkan dengan matang, dan kami memastikan bahwa materi debat akan relevan dengan kebutuhan pembangunan Mimika sekaligus mencerminkan visi nasionalisme," tambah Hironimus.

KPU juga telah mengatur pembagian undangan untuk menghadiri debat ini. Setiap tim pemenangan paslon diperbolehkan membawa 100 pendukung. Selain itu, sebanyak 100 kursi akan diisi oleh tokoh masyarakat, mahasiswa, tokoh perempuan, dan ketua-ketua paguyuban. Kuota tamu resmi diberikan kepada perwakilan Pemda, FKUB, Lemasa, Lemosko, dan tokoh gereja dengan total 30 orang.

Debat pemungkas ini menjadi momen penting bagi masyarakat Mimika untuk menilai kemampuan Paslon dalam memaparkan solusi konkret terkait isu-isu strategis di daerah. Sinergitas pembangunan antara pemerintah daerah dan pusat serta penguatan nasionalisme menjadi perhatian utama demi kesejahteraan masyarakat Mimika dan mempertahankan nilai-nilai NKRI.

"Kami berharap debat ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga inspirasi bagi seluruh masyarakat Mimika untuk lebih memahami visi dan misi paslon yang akan memimpin Mimika di masa depan," tutup Hironimus. (Faris)