Bidan Mimika Tambah Ilmu Lewat Midwifery Update ke-4
Midwifery Update yang digelar IBI Mimika di salah satu hotel yang berada di Jalan Yos Sudarso, Mimika, Rabu (23/2/2022). Foto: Fachruddin Aji/ Papua60detik
Midwifery Update yang digelar IBI Mimika di salah satu hotel yang berada di Jalan Yos Sudarso, Mimika, Rabu (23/2/2022). Foto: Fachruddin Aji/ Papua60detik

Papua60detik - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Mimika kembali menggelar Midwifery Update yang ke-4, di Jalan Yos Sudarso, Rabu (23/2/2022).

Kegiatan ini penting bagi seorang bidan karena ilmu pengetahuan di bidang midwifery terus berkembang. Seorang bidan di manapun ia bertugas wajib mengupdate kompetensi dan pengetahuannya.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan, profesi bidan adalah yang paling menentukan derajat kesehatan ibu dan anak.

Perannya dimulai sejak masa persiapan kehamilan, kelahiran, balita hingga ibu  kembali hamil.

"Itu siklus hidup ini hampir sebagian besar diintervensi oleh bidan. Ketika seseorang mulai lahir itu bidan yang menolong bersama dokter tapi bidan melakukan pemberian imunisasi Hg0. Kemudian pada saat mulai terjadi kehamilan, 1000 hari pertama kehidupan itu dikawal oleh bidan," paparnya.

Bidan pada akhirnya harus berperan banyak. Ia sekaligus menjadi seorang tenaga gizi, mengedukasi supaya gizi dari seorang ibu seimbang. 

Sebab itu menurut Rey, profesi bidan memegang peran penting dalam menciptakan generasi emas.

"Kita melihat dari rasionalisasi berapa jumlah bidan terhadap penduduk maka di situlah akan menjadi ketimpangan, kalau rasio secara nasional 1 bidan itu di antara 125 penduduk. Itu berbicara terhadap penduduk tapi bagaimana kalau dia berada di daerah terpencil, dimana minimal ada satu bidan desa di setiap kampung maka dia akan melakukan semua fungsi," tutupnya. (Fachruddin Aji)