Cakupan Imunisasi Mimika Turun
Papua60detik - Cakupan Imunisasi Dasar Langkap (IDL) Kabupaten Mimika mengalami penurunan. Pada 2017 lalu cakupannya bisa mencapai 95 persen, tapi melorot ke 67 persen di 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra mengatakan pandemi Covid-19 jadi penyebab utamanya. Posyandu yang jadi garda paling depan di program imunisasi jadi tak seefektif seperti sebelum pandemi.
Dinkes Mimika, kata Reynold saat ini sedang menyiapkan strategi kembali mendongkrak cakupan imunisasi.
"Kami dari Dinas Kesehatan meminta untuk kunjungan dari rumah ke rumah apa lagi di Bulan Maret ini akan ada imunisasi difteri, tetanus untuk anak sekolah SD bersamaan dengan vaksinasi Covid-19 untuk usia 6-11 tahun," katanya, Rabu (23/2/2022).
Vaksinasi Covid-19 dan imunisasi kepada anak yang berbarengan jadwal ini juga jadi perhatian Dinkes.
Reynold mensinyalir, salah satu bakal ditunda untuk menghindari Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
"Supaya tidak memberikan dampak, karena imunisasi apapun pasti ada terjadi kejadian ikutannya," imbuhnya.
Ia berharap strategi apapun nanti yang dijalankan Dinkes mendapat dukungan dari semua pihak.
"Kita tidak bisa sendiri harus dibantu oleh yang di desa seperti ketua tim penggerak PKK, lurah kemudian tokoh-tokoh agama. Saya pikir itu sangat penting untuk membantu capaian imunisasi dasar lengkap," tutupnya. (Fachruudin Aji)