Dapat Puluhan Butir Amunisi di Kebun, Warga Serahkan ke Kodim Mimika
Dandim 1710/ Mimika, Letkol Inf Dedi Dwi Cahyadi (tengah) menunjukkan puluhan butir amunisi yang diserahkan warga, Kamis (13/10/2022). Foto: Amma/ Papua60detik
Dandim 1710/ Mimika, Letkol Inf Dedi Dwi Cahyadi (tengah) menunjukkan puluhan butir amunisi yang diserahkan warga, Kamis (13/10/2022). Foto: Amma/ Papua60detik

Papua60detik - Kodim 1710/ Mimika menerima 26 butir amunisi dari seorang warga yang menemukannya di wilayah Kilometer 8 Timika.

Warga bersangkutan menemukan amunisi ini tersimpan di dalam kantong kaca mata di kebunnya.

Dandim 1710/ Mimika, Letkol Inf Dedi Dwi Cahyadi mengatakan, puluhan butir amunisi ini ditemukan pada tahun 2020 lalu. Warga tersebut menyimpannya selama dua tahun sebelum menyampaikan ke Unit Intel Kodim 1710/ Mimika.

"Sempat tarik ulur, karena warga ini mau lapor takut, simpan juga takut. Dia menemukannya 2020, simpan selama dua tahun. Dia menyampaikan ke anggota sekitar Juli 2022. Menyampaikannya pelan-pelan juga," kata Dandim di Makodim Jalan Agimuga Mile 32, Kamis (13/10/2022).

Butuh waktu sekitar tiga bulan untuk meyakinkan agar ia bersedia menyerahkan amunisi tersebut ke Kodim 1710/ Mimika.

"Nanti di Oktober baru dia mau menyerahkan. Kami sampaikan pelan-pelan bahwa menyimpan amunisi ini risikonya lebih besar," kata Dedi.

Adapun jenis amunisinya terdiri dari 20 butir kaliber 5,56 mm buatan Pindad, 5 butir kaliber 38 mm buatan Pindad dan satu butir kaliber 9 mm PPU62 Luger buatan Amerika.

Setelah dicek, Dandim memastikan amunisi tersebut diproduksi sebelum tahun 2000 dan bahkan sudah berkarat.

"Tapi untuk senjata, masih bisa meledak. Baik senjata organik maupun senjata rakitan. Artinya amunisi ini masih berbahaya sekali apabila jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab, termasuk ke kelompok sebelah," katanya.

Ia menduga puluhan butir amunisi ini milik kelompok yang menyerang Kuala Kencana pada Maret 2020 lalu. (Amma)