Data Demografi Belum Masuk, Honorarium Ketua RT Distrik Wania Dipending
Kepala Distrik Wania, Richard Wakum. Foto: Burhan/ Papua60detik
Kepala Distrik Wania, Richard Wakum. Foto: Burhan/ Papua60detik

Papua60detik - Pemerintah Distrik Wania memutuskan menunda pembayaran honorarium para ketua RT pada tri wulan pertama 2022.

"Minta maaf saya pending. Saya pending," kata Kepala Distrik Wania, Richard Wakum, Senin (25/4/2022).

Penundaan itu buntut dari belum masuknya data monografi dan demografi dari para ketua RT.

Padahal kata, Richard, pemerintah distrik telah menyurati para ketua RT melalui kepala kampung dan kelurahan. 

"Bahwa tolong laporkan data monografi dan demografi kalian triwulan pertama. Itu baru saya bikin pengajuan pencairan honorarium RT," katanya.

Di wilayah Distrik Wania terdapat tiga kelurahan dan empat kampung. Jumlah RT-nya kisaran 100. 

Paling tidak, kata Richard data monografi dan demografi itu menunjukkan kinerja para ketua RT.

Pembayaran honorarium ketua RT baru akan ia ajukan jika seluruh RT telah memasukkan data yang diminta.

"Data di distrik ini masih kosong. Masak teriak-teriak hak tapi kewajiban tidak dilaksanakan. Mau saya harus semua, satu kali bayar," katanya. 

Dulu, honorarium ketua RT dibayarkan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung. Sekarang melalui pemerintah distrik. (Burhan)