Debat Kedua Pilkada Mimika Dimulai, Tiga Paslon Adu Gagasan
Papua60detik – Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti GOR Futsal Mimika pada debat kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mimika 2024, Selasa (19/11/2024) yang dimulai pada pukul 14.00 WIT.
Tiga pasangan calon (paslon) yang tampil untuk memaparkan gagasan adalah, Maximus Tipagau - Peggi Patrisia Pattipi (MP3), Alexsander Omaleng - Yusuf Rombe (AIYE) dan Johannes Rettob - Emanuel Kemong (JOEL).
Baca Juga: Natalis Tabuni Nakhodai Nasdem Papua Tengah
Debat kali ini mengusung tema besar “Penyelesaian Persoalan Daerah Melalui Sinergitas Pembangunan oleh Pemerintah Daerah dan Pusat, serta Penguatan Nasionalisme untuk Memperkokoh NKRI." Subtema yang dibahas mencakup persoalan daerah, sinergi pusat-daerah, penguatan nasionalisme, dan penegakan hukum.
Para kandidat secara bergantian memaparkan visi, misi, dan program strategis mereka, diselingi dengan sesi tanya jawab yang memperlihatkan adu argumen. Salah satu momen menarik terjadi ketika paslon saling menanggapi dengan pandangan berbeda mengenai strategi penegakan hukum yang efektif untuk menekan konflik lokal.
KPU telah mengatur ketat jalannya debat dengan alokasi undangan yang terbatas. Masing-masing paslon membawa 100 pendukung, sementara 100 kursi lainnya diisi oleh tokoh masyarakat, mahasiswa, tokoh perempuan, dan ketua-ketua paguyuban. Perwakilan resmi dari Pemda, FKUB, Lemasa, Lemosko, dan tokoh gereja juga turut hadir dengan kuota total 30 orang.
“Debat Ini akan menjadi pertimbangan penting bagi pemilu untuk menentukan pilihannya pada tanggal 27 November mendatang,” Kata Plh Ketua KPU sekaligus, Koordinator Divisi Hukum, KPU Kabupaten Mimika, Hironimus Ladoangin Kia Ruma,
Hingga berita ini diturunkan debat masih berlangsung dengan kondusif. Riuh dari para pendukung sesekali terdengar saat masing-masing paslon menyampaikan poin-poin utama mereka.
Dengan debat ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mengenal gagasan serta program kerja setiap paslon sebagai menentukan pilihan pada hari pemungutan suara. (Faris)