Delapan Jenazah Pekerja PTT Korban KKB Dievakuasi Besok
Nelson Sarira, karyawan PT PTT yang selamat, mengungkap kejadian yang dialaminya kepada Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Denny Salurerung. Foto: Istimewa
Nelson Sarira, karyawan PT PTT yang selamat, mengungkap kejadian yang dialaminya kepada Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Denny Salurerung. Foto: Istimewa

Papua60detik – Jenasah delapan pekerja PT Palapa Timur Telematika (PTT) yang dibunuh KKB  di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak direncanakan dievakuasi besok, Minggu (6/3/2022).

Ka Ops Satgas Damai Cartenz 2022, Kombes Pol Muhammad Firman menyebut, semua jenazah korban sudah tidak berada di TKP awal pembantaian yakni camp PT PTT.

“Yang sudah meninggal sudah dikumpulkan di satu tempat oleh pelaku. Sehingga, mungkin ini akan memudahkan. Kita menginginkan evakuasi sesegera mungkin,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Sabtu (5/3/2022).

Berikut identitas korban yang sudah dipastikan meninggal yakni Bona Simanulang, Renal Tentua Tagasye, Bili Galdi Balion, Jamaludin, Sharil Nurdiansyah, Eko Septiansyah, Bebei Tabuni, Ibo. 

Evakuasi korban akan dilakukan oleh tiga tim Satgas Gakkum dibantu Penerbad dan personel yang berada di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

“Kita lihat faktor cuaca dan mekanisme penyelamatan. Heli yang rencana dari kodam akan membantu, dari jenis Caracal. Namun pertimbangan tidak bisa mendarat, kita susun scenario agar korban bisa dibawa. Baik itu lewat jalur darat, sehingga perlu pengamanan sepanjang rute dan jalur-jalur yang akan dilewati. Jarak Beoga ke lokasi itu tiga hari jalan kaki,” kata Firman.

Para korban dibunuh KKB saat memperbaiki Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel di Distrik Beoga. Satu pekerja bernama Nelson Sarira selamat dalam peristiwa itu. Ia telah dievakuasi ke Timika pada Sabtu (5/3/2022). (Salmawati Bakri)