Desember 2020, Serapan APBD Mimika Baru 60 Persen
Kantor Sentra Pemerintahan Mimika di SP3. (Foto: Dok/Papua60detik)
Kantor Sentra Pemerintahan Mimika di SP3. (Foto: Dok/Papua60detik)

Papua60detik - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Marthen Malisa menyebutkan, hingga jelang akhir tahun realisasi serapan APBD 2020 baru mencapai 60 persen.

Ia beralasan, rendahnya serapan APBD karena masih  banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum memasukan permintaan pembayaran pekerjaan.

"Sebagian (OPD)belum, kemungkinan minggu ini," kata Marthen, Rabu (9/12/2020).

Tapi jika mengacu pada realisasi penerimaan saat ini, serapan anggaran sudah di angka 80 persen.

"Penerimaan kita baru 2,3 triliun dari target 3,3 triliun sesuai APBDP 2020," jelasnya.

Kekurangan itu kata Marthen disebabkan penundaan transfer dari Kementerian Dalam Negeri yang harusnya tahun ini, tetapi diundur ke tahun depan.

Penundaan transfer dari Kemendagri katanya, berdampak pada terjadinya defisit anggaran APBD 2020 kurang lebih Rp500 miliar.

Menanggulangi hal tersebut maka Pemkab mengajukan pinjaman kepada Bank Papua. Marthen mengatakan pencairan pinjaman tersebut masih dalam proses.

"Mungkin minggu ini akan dicairkan, besaran pinjaman itu Rp400 miliar," pungkasnya. (Fachruddin Aji)