Di Mimika, Kematian Ibu dan Bayi di Atas 20 Kasus Setiap Tahun
Papua60detik - Data Dinas Kesehatan menunjukkan masih tingginya angka kematian ibu dan bayi balita setiap tahun.
Kadinkes Mimika, Reynold Ubra menyebut kematian ibu dan bayi balita setiap tahun masih di atas 20 kasus.
Faktor penyebabnya, biasa dirumuskan dengan 4 terlalu dan 3 terlambat. 4 Terlalu yaitu, terlalu muda waktu hamil, terlalu dekat jarak kehamilan, terlalu tua atau di atas 35 Tahun dan terlalu sering atau banyak. Sementara 3 Terlambat, yakni terlambat mengambil keputusan, terlambat sampai di fasilitas kesehatan dan terlambat mendapat pertolongan tenaga kesehatan.
Tapi Reynold mengatakan, masih perlu pendataan dan analisa untuk menyimpulkan penyebab utama kematian ibu dan bayi balita di Mimika.
Sejauh ini Dinas Kesehatan telah meningkatkan surveilance (pemantauan) pada kesehatan ibu dan anak, mendata ibu hamil dari rumah ke rumah dan memperbaiki pelayanan standar bagi ibu hamil di Puskesmas Pembantu.
"Kami juga akan bekerja sama dengan organisasi-organisasi profesi untuk meningkatkan keterampilan tenaga kesehatan. Selain itu kami butuh dukungan dari keluarga," katanya, Jumat (16/7/2021).
Kesehatan ibu dan anak masuk dalam skema pencapaian SDGs yang jadi acuan arah pembangunan di semua negara. Pada tahun 2030, angka kematian ibu ditargetkan harus di bawah 70 per 100.000 kelahira hidup dan 12 per 1000 kelahiran hidup bayi balita. (Fachruddin Aji)