Dinilai Tingkatkan Ekonomi OAP, Toko Tani Indonesia Rencana Dibuka di Enam Distrik
Papua60detik - Toko Tani Indonesia (TTI) Dinas Ketahanan Pangan Mimika dinilai dapat membantu keseimbangan harga pangan di pasaran dan meningkatkan penghasilan para petani lokal orang asli Papua (OAP).
Pantauan Papua60detik.id, Selasa (13/6/2023) meski terlihat sepi namun beberapa orang yang lewat setidaknya singgah dan berbelanja.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika Yulius Koga mengatakan bahwa pihaknya menyasar pedagang kecil seperti mama-mama Papua yang kebingungan membawa hasil kebunnya. Dinas Ketahanan Pangan membelinya lalu dipajang di TTI dengan harga sedikit lebih murah.
"Toko Tani kami ada untuk salah satunya membantu mama-mama. Daripada dia jual ke pasar dan belum tentu habis, maka kami beli untuk mengisi toko kami," katanya.
Meski terlihat sederhana, namun toko yang dibangun dengan anggaran 700 juta dari dana Otsus itu juga dapat membantu pelaku UMKM.
Beberapa pangan olahan karya Dinas Ketahanan Pangan seperti tepung sagu, keripik keladi dan beragam jenis produk olahan pangan itu disajikan untuk mengisi toko tersebut.
Tak hanya itu, toko yang terletak di Jalan Poros SP2-SP5 Timika juga bisa jadi tempat penitipan produk UMKM. TTI kini bekerja sama dengan peternak lokal binaan Dinas Peternakan dengan mengambil telur langsung dari peternak.
Tahun depan Dinas Ketahanan Pangan berencana mengembangkan TTI di enam Distrik dalam kota untuk mempermudah mama-mama Papua, Pengusaha Papua dan Orang Asli Papua memasarkan produknya.
"Rencana pengembangan Toko Tani di 6 Distrik dalam kota pada tahun depan. Kalau disetujui ya kita jalan," pungkasnya. (Eka)