Dinkes Bantah Penurunan Kasus Covid-19 Diatur Karena PON
Papua60detik - Per Minggu kemarin (4/9/2021) kasus aktif covid-19 di Mimika sisa 373. Pasien dirawat sisa 22 orang di 3 fasilitas kesehatan, 11 pasien di RSUD Mimika, 3 pasien di RS Tembagapura dan 8 pasien di RSMM. Klinik Kuala Kencana sudah tidak merawat pasien saat ini.
Namun di hari yang sama, dua pasien covid-19 meninggal dunia. Sejak pandemi Maret tahun lalu, sudah 188 pasien covid-19 meninggal di Mimika.
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan penurunan kasus covid-19 di September ini sangat bermakna. Di hari Minggu kemarin hanya ada 1 penambahan kasus baru dari 12 spesimen yang diperiksa.
Penurunan ini juga terlihat pada laporan temuan kasus di Sabtu (4/9/2021). Dari 474 spesimen yang diperiksa, hanya 19 spesimen yang positif.
Positivity rate atau angka rata-rata positif selama tiga hari terakhir ini di Mimika sudah di bawah 5 persen.
“Jadi kesimpulannya, covid-19 sudah menurun sangat baik. Sehingga kami berharap masyarakat juga sudah harus mematuhi protokol kesehatan,” katanya saat ditemui di Sekretariat Bidang Kesehatan Sub PB PON Mimika, Senin (6/9/2021) kemarin.
Ia pun membantah spekulasi yang beredar jika penurunan kasus sengaja diatur karena mendekati pelaksanaan PON XX.
“Hasil pemeriksaan ini terkonfirmasi dari berbagai pihak dan juga terlapor. Bukan karena PON kasus ini turun,” tegasnya.
Reynold menegaskan, penurunan ini terjadi karena pertama, adanya kebijakan PPKM yang ditetapkan pemerintah sejak beberapa bulan terakhir, mulai dari PPKM berskala mikro, level 4 dan level 3 yang masih terus berlangsung hingga saat ini.
Menurutnya, aktivitas masyarakat di malam hari yang hanya sampai pukul 20.00 WIT itu sangat membantu menurunkan angka penularan covid-19. Dan yang kedua dan paling utama adalah banyaknya orang yang sudah divaksin. (Anti Patabang)