Dinkes Mimika Target Vaksinasi 20.000 Anak Pakai Sinovac
Vaksinasi covid-19. Foto: Dok/ Papua60detik
Vaksinasi covid-19. Foto: Dok/ Papua60detik

Papua60detik - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika targetkan 20.000 anak terjaring dalam program vaksinasi covid-19 bagi usia 6 sampai 11 tahun.

"Target kami ada 20.000 anak, dan sebenarnya vaksinasi sudah dibuka, tetapi untuk kick off nya (serentak) akan dimulai minggu depan, setelah kami (Dinkes) bertemu dengan Dinas Pendidikan, yayasan, juga sekolah-sekolah,"  kata Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra saat ditemui wartawan di gedung MPCC, Mimika, Rabu (26/1/2022).

Vaksin yang akan digunakan juga sama dengan yang diberikan kepada orang dewasa yakni jenis Sinovac.

"Dosisnya setengah dosis orang dewasa," ujarnya.

Mengantisipasi penolakan warga, Dinkes akan akan bertemu dengan dinas terkait, pihak sekolah atau yayasan juga komite sekolah sebelum vaksinasi serentak.

Dikutip dari sehatnegeriku.kemenkes.go.id  pada (14/12/2021) lalu Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menekankan bahwa pelaksanaan vaksinasi kepada anak usia 6 sampai 11 tahun berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional.

Jenis vaksin yang akan digunakan adalah jenis Sinovac atau vaksin jenis lainnya yang sudah mendapat Emergency Use Of Authorization (EUA) dari BPOM. 

Untuk vaksin Sinovac, interval pemberian dosis 1 dan dosis 2 adalah 28 hari serta harus didahului dengan proses skrining kesehatan sesuai dengan format standar yang telah berlaku.

Kemenkes merinci untuk menyelesaikan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun dibutuhkan kurang lebih sekitar 58,7 juta dosis vaksin. Saat ini, Kemenkes telah menyiapkan 6,4 juta dosis vaksin untuk Bulan Desember 2021 dan akan ditambah pada Januari 2022 mendatang.

“Vaksin Sinovac memiliki KIPI yang kecil, sehingga kita prioritaskan untuk anak-anak. Beberapa negara juga menjalankan vaksinasi pakai platform lain, mungkin itu juga akan kita gunakan, tapi untuk saat ini vaksin yang tersedia untuk anak-anak kita utamakan Sinovac dulu,” ungkapnya (Fachruddin Aji)