Disperindag Bakal Tata Kembali Penyebaran Pangkalan Minyak Tanah
Warga Timika antri minyak tanah. Foto: Dok/ Papua60detik
Warga Timika antri minyak tanah. Foto: Dok/ Papua60detik

Papua60detik - Kebutuhan minyak tanah bagi masyarakat Timika masih sangat tinggi. Tapi tata kelolanya di lapangan masih terkesan amburadul.

Pangkalan minyak tanah misalnya, terjadi masih menumpuk di beberapa wilayah.

"Kami mau pertemuan dengan para agen dan pangkalan minyak tanah untuk perbaikan lokasi, agar tidak menumpuk di satu wilayah," ujar Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Mimika Hendrik Hayon, Selasa (4/7/2023). 

Penyaluran minyak tanah ke setiap pangkalan di Timika melalui 4 agen. Dari 4 Agen tersebut dua di antaranya mendapat 5 kiloliter kuota minyak tanah sedangkan sisanya hanya 3 kiloliter. 

"Kuota tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pangkalan," katanya. 

Sementara setiap pangkalan menjatah 200 kepala keluarga (KK) dengan mendapatkan minyak tanah sebanyak 20 liter per KK. (Eka)