Dua Jenazah Korban Penembakan di Puncak Dievakuasi ke Timika
Mobil ambulance membawa dua jenazah korban penembakan keluar dari Bandara Mozes Kilangin Timika, Sabtu (10/4/2021). Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik
Mobil ambulance membawa dua jenazah korban penembakan keluar dari Bandara Mozes Kilangin Timika, Sabtu (10/4/2021). Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik

Papua60detik - Dua jenazah korban penembakan di Distrik Beoga Kabupaten Puncak akhirnya berhasil dievakuasi ke Kota Timika, Sabtu (10/4/2021)

Keduanya yakni Oktovianus Roya dan Yonatan Renden. Mereka merupakan tenaga pendidik.

Kedua jenazah tiba di Terminal Bandara UPBU Mozes Kilangin menggunakan pesawat perintis sekitar pukul 12.40 WIT.

Ratusan orang tampak datang ikut menjemput jenazah di bandara menuju RSUD Mimika.

Oktovianus Roya adalah seorang guru SD Inpres Kemalbet Jambul Distrik Beoga Kabupaten Puncak. Okto meninggal dunia setelah ditembak saat menjaga kiosnya pada Kamis (8/4/2021).

Esok harinya,Jumat (9/4/2021) penembakan kembali terjadi di Distrik Beoga. Guru SMP Negeri 1 Julukpma, Yonatan Renden tewas ditembak.

Dalam dua hari, dua tenaga pendidik meninggal dunia karena kekerasan bersenjata di Papua.

Polisi menduga, pelaku penembakan terhadap dua orang guru itu adalah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Salmawati Bakri)