Dugaan Malapraktik di RSMM Masuk Ranah Hukum
Papua60detik – Penyidik Satreskrim Polres Mimika telah memeriksa lima orang saksi terkait laporan dugaan malapraktik di RSMM terhadap pasien bernama Pdt Alberta Pakage.
Alberta menjalani operasi caesar di RSMM. Namun pasca operasi ia mengeluhkan sakit perut, mual dan muntah. Belakangan terbukti ada kain kasa tertinggal di dalam perut Alberta pada saat operasi. Ia meninggal dunia setelah operasi kedua di RSMM.
Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Bertu Hardyka Eka Anwar menyebut, dua orang saksi diantaranya dari pihak rumah sakit dan tiga anggota keluarga korban.
“Laporannya sudah kami terima. Suami (korban) yang membuat (laporan). Dan kepolisian sudah mengambil langkah-langkah awal dengan memeriksa orang-orang yang ada dalam video itu. Sudah kami ambil keterangannya,” ujarnya saat ditemui di halaman Kantor Pelayanan Masyarakat Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, Jumat (10/12/2021).
Polisi juga akan memeriksa seluruh pihak yang berkaitan, mulai dari dokter yang menangani, perawat, hingga jajaran pimpinan RSMM.
“Kita periksa semua karena itu pekerjaan tim. Dari yang memasang infus, yang menyiapkan alat. Semua pekerja di rumah sakit. Dokter, perawat akan kami akan ambil keterangannya apakah betul ada tindakan malapraktik. Ataukah meninggal karena sakit,” ujarnya.
Penyidik juga sudah mengambil bukti untuk penyelidikan berupa potongan video viral yang menunjukkan petugas medis berupaya mengeluarkan kain kasa dari perut almarhumah Pdt Alberta Pakage yang merintih kesakitan beberapa waktu lalu.
Ia menarget, penyelidikan kasus tersebut selesai sebelum perayaan Natal 2021.
“Senin akan kami periksa yang lainnya. Ini masih ranah penyelidikan. Kami bertugas hanya untuk membuktikan tindak pidana yang terjadi,” ujarnya sembari mengatakan bahwa proses akan terus berlanjut apabila kedua belah pihak berniat menyelesaikan secara kekeluargaan lantaran laporan tersebut bukan merupakan delik aduan. (Salmawati Bakri)