Evakuasi Delapan Orang yang Dibantai di Beoga Terkendala Cuaca
Papua60detik - Delapan pekerja PTT (Palapa Timur Telematika) yang tewas dibunuh saat melakukan perbaikan Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak belum bisa dievakuasi karena terkendala cuaca.
“Pihak Perusahaan PT Palapa Timur Telematika (PTT) sudah mengevakuasi karyawan yang berada di BTS 4. Sedangkan untuk di BTS 3 belum bisa dilakukan karena terkendala cuaca,” kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, Kamis (3/3/2022).
Baca Juga: Yayasan Amungsa Cares Papua Jalani Visitasi Akreditasi LKS, Perkuat Mutu Pelayanan Sosial
Saat ini para korban masih berada di TKP BTS 3 Telkomsel dan belum bisa dilakukan evakuasi dikarenakan terkendala cuaca. Untuk sampai di TKP hanya bisa melalui jalur udara.
Polres Puncak saat ini sudah membentuk tim untuk menuju ke TKP, guna membantu proses evakuasi dan melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tersebut.
Peristiwa pembunuhan itu dilaporkan terjadi pada Rabu (2/3/2022). Diketahui ketika salah satu karyawan PTT menghubungi aparat via telpon pada Kamis.
Polisi menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai pelakunya.
Berdasarkan keterangan saksi NS, saat penyerangan oleh KKB dirinya tidak berada di Camp. Saat kembali dia melihat rekan-rekannya sudah meninggal dunia.
“Melihat rekan-rekannya sudah tidak bernyawa, sekira pukul 13.00 WIT saksi meminta bantuan penyelamatan melalui CCTV Tower BTS 3. Kemudian pukul 16.00 WIT baru termonitor di CCTV Pusat PTT di Jakarta,” Kata Kasatgas Humas.
Dari penyerangan tersebut delapan orang di laporkan meninggal dunia dan satu orang selamat.
"Korban yang meninggal dunia yakni berinisial B, R, BN, BT, J, E, S dan PD. Sedangkan satu korban selamat berinisial NS," ujar Kasatgas Humas. (Salmawati Bakri)