Gencar Pemadaman Bergilir, Ini Alasan PLN Timika
Papua60detik - Mereka yang hidup di Kota Timika dsn sekitarnya sudah paham betul, jika bukan hari ini, esok atau lusa daerahnya bakal dapat giliran pemadaman listrik.
Pemadaman bergilir pasti mengganggu, terutama mereka yang mengandalkan listrik mencari nafkah. Tapi paling banyak keluhan tentang alat elektronik yang rusak.
Manager PLN UP3 Timika, Martinus Irianto Pasensi beralasan, pemadaman bergilir dilakukan untuk menjaga keandalan listrik menyukseskan pelaksanaan PON XX yang akan berlangsung Oktober mendatang dengan melakukan pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR).
“Jadi secara umum kenapa kita masih ada pemadaman karena saat ini kita sedang mengejar target menyelesaikan beberapa pekerjaan yang harus selesai sampai tiba masa pelaksanaan PON XX,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/4/2021).
Dalam pemeliharaannya PLN melakukan rehab jaringan dan mutasi trafo. Pada pekerjaan itu, ada beberapa peralatan trafo yang harus diganti karena hampir over load.
“Artinya kalau kita tidak segera diganti maka akan meledak atau rusak di waktu yang kita tidak bisa tahu,” ungkapnya.
Tetapi khusus untuk beberapa wilayah, seperti Jalan C Heatubun atau Jalan Baru, Martinus menjelaskan jika pemisahan di wilayah tersebut terjadi karena pelebaran jalan. PLN harus menggeser beberapa tiang, mulai dari pemanjangan dan penarikan yang justru membutuhkan waktu yang lama.
“Ini semua membutuhkan pekerjaan sehingga harus padam. Jadi memang daerah situ harus kita padamkan. Untuk jadwal pemadaman di Jalan Baru nanti Kamis lagi,” tuturnya.
Martinus mengatakan jaringan listrik tidak seperti mobil yang memiliki jam operasional yang setiap 1.000 jam bisa istirahat.
Jaringan listrik menggunakan metode preventif tapi melalui inspeksi menggunakan alat untuk melihat apakah jaringan sudah harus dipelihara atau masih lama.
“Nah sekarang yang keluar jadwal ini yang betul-betul kondisi mendesak untuk pemeliharaan,” tutupnya. (Anti Patabang)