Granat Aktif Temuan Pekerja Jembatan di Timika Belum Diketahui Asalnya
Papua60detik - Sampai saat ini asal-usul granat aktif yang ditemukan seorang pekerja jembatan di area sekitar jembatan Waker II, Kawasan SP5 pada Rabu (18/11/2020) lalu belum terlacak asal usulnya.
Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata mengatakan, setelah diperiksa tim Jibom Brimob, nomor seri granat tersebut sudah tidak terlihat.
"Karena kondisinya sudah lama berkarat, kita tidak bisa menemukan nomor serinya sehingga tidak terdeteksi barang ini dari mana," kata Kapolres didampingi Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya di Kwamki Narama, Jumat (20/11/2020)
Setelah dilakukan diidentifikasi, granat jenis nanas GT-5PE A2 itu masih aktif. Ciri-cirinya seperti vuatan PT Pindad.
Granat tersebut adalah jenis granat dengan daya ledak berfrakmentasi. Dengan jenis isian bubuk TNT mampu memberikan efek ledakan dan frakmentasi, dan menjadikannya efektif untuk tujuan penetrasi.
Granat ini dilengkapi dengan detonator jenis percussion, double safety pin dan clip memberikan tingkat keamanan tinggi bagi para personel aparat keamanan yang menggunakannya.
"Langkah yang kita lakukan adalah melakukan pengamanan dan coba untuk melakukan disposal (pembuangan) terhadap barang tersebut, dan sekarang masih diamankan di Mako Brimob Yon B di Timika," ujar Kapolres.
Granat tersebut sebelumnya ditemukan oleh Nanang Riyadi (39), seorang pekerja jembatan saat mengecek tabung oksigen di bawah jembatan.
Nanang kemudian mengambil benda tersebut dan meletakan diatas reruntuhan beton. Setelah diamati ternyata benda tersebut adalah bom.
Ia kemudian memberitahukan kepada pekerja lainnya yang berada disekitar TKP untuk segera memanggil aparat keamanan. (Salmawati Bakri)