Guru dan Murid Terinfeksi Covid, Sekolah yang Ditutup Bertambah
Papua60detik - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Merauke, Papua kembali menutup aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah, lantaran sejumlah guru dan siswa dinyatakan terinfeksi Covid-19.
Sebelumnya, ada delapan sekolah yang PTM-nya dihentikan sementara waktu, namun kini sudah 12 sekolah.
Belasan sekolah yang ditutup ini meliputi SD Biankuk, SD Yapis 1, SD Xaverius 1, SD Negeri 1, SD Negeri 2, SD Mikael, SD Kalam Kudus, SMP Yapis, SMA Jhon, SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, dan SMA Negeri 3.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke, Thiasony Betaubun mengungkapkan pihaknya terpaksa menghentikan sementara aktivitas pembelajaran di 12 sekolah tersebut, karena sejumlah guru dan siswa positif Corona.
"Penularan Covid sudah hingga ke lingkungan sekolah, dan sekarang sudah 12 sekolah yang kita liburkan. Kita kembali tutup beberapa sekolah, untuk mengantisipasi dan menekan penularan virus ini di lingkungan sekolah," kata Sony, Selasa siang.
Disdik Merauke, katanya, masih melakukan pengawasan terhadap 12 sekolah dimaksud, guna mengetahui perkembangan Covid-19 di lingkungannya.
Apabila kasus menurun atau tidak ada lagi, maka pembelajaran tatap muka kembali dimulai. Sebaliknya, waktu penghentian diperpanjang jika penyebaran kasus semakin tinggi.
Dinas Pendidikan juga telah memberikan surat edaran ke semua sekolah yang ada di Kabupaten Merauke untuk menerapkan protokol kesehatan saat melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka.
"Untuk sekolah yang PTMnya dihentikan sementara waktu, pelaksanaan kegiatan belajar mengajarnya dilakukan secara daring," terangnya.
Sony menjelaskan bahwa pemerintah setempat belum dapat membatasi kegiatan PTM semua sekolah di Merauke, karena saat ini program vaksinasi untuk anak usia sekolah sedang digalakan.
"Setelah selesai program vaksin, baru ada kebijakan untuk pembatasan di semua sekolah. Pembatasannya hanya jam pertemuan. Pembatasan juga hanya untuk wilayah yang zona merah," pungkasnya. (Eman Riberu)