Harga Cabai di Pasar Sentral Mimika Capai Ratusan Ribu Per Kilogram
Papua60detik - Meski lebaran telah berlalu lama, harga beberapa komoditi di Pasar Sentral terpantau masih tinggi.
Cabai rawit menjadi salah satu komoditi dengan harga paling tinggi yaitu capai Rp110 ribu rupiah per kilogram. Sementara harga cabai merah keriting Rp75 ribu per kilogram.
Baca Juga: Bupati Imbau Warga Tak Panic Buying LPG
Salah satu pedagang, Sumiaty mengaku harga tinggi biasa terjadi. Apalagi saat lebaran, para petani banyak yang pulang kampung sehingga mempengaruhi ketersediaan stok. Biasanya harga akan normal setelah para petani balik lagi diperkirakan setelah lebaran Idul Adha.
"Stoknya menipis sehingga harga juga naik. banyak petani yang pulang kampung, kemungkinan balik lagi ke sini setelah ibadah haji," kata Sumiaty saat diwawancarai, Sabtu (26/04/2025).
Berbeda dengan harga cabai, beberapa komoditi yang mengalami penurunan harga, yaitu bawang merah Rp80 ribu per kilogram turun menjadi Rp60 ribu per kilogram sama dengan harga bawang putih. Harga tomat Rp30 ribu turun menjadi Rp25 ribu per kilogram, sementara sayuran Rp5 ribuan per ikat.
Sumiaty mengatakan, harga komoditi di pasaran akan melonjak lagi apabila program Makan Bergizi Gratis (MBG) presiden terpilih dilaksanakan. Katanya, sudah ada dua pemilik catering yang menghubungi Sumiaty untuk menjadi langganan.
"Saya senang dengan adanya program ini, berarti semakin mudah menjual dagangan saya. Tapi ya itu, harga juga pasti akan naik, mengingat ada kebutuhan. Biasanya seperti itu. Kami para pedagang juga pasti akan berebutan untuk mendapatkan bahan," tambahnya.
Sumiaty pun berharap, agar nantinya ada peraturan dari pemerintah dalam pengambilan bahan, agar tidak terjadi penimbunan stok oleh oknum yang akhirnya mempengaruhi harga. (Martha)