Harga Sayur Cenderung Stabil, Cabai Besar Naik Jadi 140 Per Kilo
Papua60detik - Memasuki musim penghujan di wilayah Kabupaten Mimika nampaknya tidak begitu berdampak pada komoditi sayuran.
Pasokan sejumlah sayuran dikategorikan masih dalam kondisi yang stabil, harganya pun masih relatif terjangkau.
Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika Per 30 Mei 2023 terkait harga pangan di sejumlah pedagang eceran di pasar sentral bahwa sebagian besar sayuran masih stabil, hanya ada beberapa jenis komoditi yang naik.
Seperti diketahui bahwa cabai rawit sendiri merupakan bahan pokok bagi kebutuhan rumah tangga, kini harganya di pasaran tembus Rp90 ribu per kilogram dari yang sebelumnya di tanggal 26 Mei masih Rp80 ribu.
Lalu untuk cabai merah besar harganya naik menjadi Rp140 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp110 ribu. Sementara cabai merah keriting sendiri masih di kisaran Rp120 ribu per kilogram dengan harga tetap dari sebelumnya.
Untuk jenis bawang, seperti bawang merah sendiri masih bertahan di harga Rp60 ribu per kilogramnya, dan bawang putih masih di kisaran Rp45 ribu.
Sementara untuk sayuran seperti Kol mengalami kenaikan pada 30 Mei 2023 menjadi Rp25 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp20 ribu di tanggal 26 Mei 2023.
Lalu untuk sayur buncis terjadi penurunan harga menjadi Rp40 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp45 ribu.
Sedangkan sayur kangkung, sawi dan bayam masih stabil dengan harga jual Rp5 ribu per ikat.
Salah seorang petani Rahman mengatakan untuk dapat membuat harga sayuran stabil ia berharap agar pemerintah dapat menekan pengiriman dari luar Timika, biasanya para petani sering mendapatkan harga murah lantaran banyaknya kiriman yang datang dari luar pada saat bersamaan petani juga sedang panen.
"Coba pemerintah cari jalan keluarnya untuk menstop sayur-sayur dari luar yang masuk, karena yang bikin harga anjlok itu ya adanya kiriman," katanya.
Dikatakan yang sering dilakukan pengiriman dari luar yakni semua rata-rata dari komoditi jenis cabe, padahal di Mimika sendiri para petani cabe cukup banyak.
"Kalau yang tidak ada disini mungkin bisa di kirim, tapi yang ada kalau bisa jangan lah," ungkapnya. (Eka)