Harga Tembus Rp18.500 Sekilo, Merauke Krisis Beras?
Papua60detik- Masyarakat Merauke keluhkan harga beras yang terus naik. Tak hanya makin mahal, beras pun mulai susah didapatkan. Bahkan beberapa kios beras mulai tutup karena tidak lagi punya stok beras.
“Merauke krisis beras, Kita mau cari beras saja susah baru mahal lagi “ ujar seorang warga Merauke, Istiyaa Utami di Jalan Nowari, Kamis (22/2/2024).
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Ironinya, Kabupaten Merauke dulu dicanangkan sebagai lumbung pangan lewat proyek Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) oleh pemerintahan Joko Widodo.
Kenyataannya, dalam 5 tahun terkahir ini harga beras terus saja naik. Menurut Istiyaa, dulu ia biasa membeli beras dengan harga Rp8 ribu sekilo. Harga naik terus sampai kini sudah tembus Rp18.500 sekilo.
Merauke dulu memang merupakan salah satu daerah penghasil beras terbaik di Indonesia. Bahkan beras Merauke sempat dikirim keluar untuk memenuhi kebutuhan pangan daerah lain.
“Saya berharap pemerintah daerah maupun provinsi Papua selatan bisa mengontrol harga beras. Kalau perlu, kembalikan harga beras murah seperti dulu lagi," harap Istiyaa. (Ami)